Suara.com - Setelah menyambangi Itaewon pasca tragedi perayaan Halloween, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikritik. Alasannya, karena ia tidak mementingkan kunjungan ke Kanjuruhan. Terlebih, ibunda Puan Maharani ini disebut punya ikatan dengan stadion bola di Malang itu.
Stadion Kanjuruhan sendiri pertama kali dibangun pada tahun 1997 yang menghabiskan biaya lebih dari Rp35 miliar. Sementara proses pembangunannya memakan waktu sekitar tujuh tahun. Apa kaitannya dengan Megawati Soekarnoputri?
Megawati yang pada 9 Juni 2004 masih menjabat sebagai Presiden RI, meresmikan penggunaan Stadion Kanjuruhan. Peresmian bangunan milik Pemerintah Kabupaten Malang itu ditandai dengan laga uji coba antara Arema melawan PSS Sleman.
Stadion Kanjuruhan menjadi rekaman sejumlah kenangan pahit. Diantaranya, pada tahun 2005, pagar pembatas tribune stadion roboh. Tepatnya saat pertandingan antara Arema vs Persija Jakarta. Peristiwa itu menelan satu korban jiwa serta puluhan orang yang terluka parah.
Lalu, pada 2018, stadion ini menjadi saksi bisu atas insiden Kanjuruhan Disaster. Kala itu, Arema ditahan imbang Persib Bandung di Liga 1. Aremania yang kecewa turun ke lapangan dan dihentikan oleh aparat dengan tembakan gas air mata hingga membuat banyak korban berjatuhan.
Terkini, lagi dan lagi, Stadion Kanjuruhan berperan sebagai tempat yang melihat tragedi mengenaskan. Pada laga Aremania versus Persebaya FC, 1 Oktober 2022, ratusan orang dinyatakan tewas. Hingga kini, kasusnya masih diselidiki, namun dugaan kematian terkuat adalah gas air mata yang ditembakkan aparat.
Memiliki banyak jejak pilu, Stadion Kanjuruhan benar-benar hanya tinggal kenangan. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana meruntuhkan total stadion yang menjadi markas klub Arema itu.
Rencana tersebut diungkapkan Presiden Jokowi usai bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/10/2022). Stadion Kanjuruhan nantinya akan dibangun kembali sesuai dengan standar FIFA.
Adapun kunjungan Megawati Soekarnoputri ke lokasi Tragedi Itaewon tidak sendirian. Ia ditemani Puan Maharani saat di Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (10/11/2022).
Momen tersebut justru disayangkan publik. Keduanya rela pergi jauh menyambangi lokasi Tragedi Itaewon, di mana masyarakat sendiri masih sedang berada dalam kondisi duka usai terjadinya Tragedi Kanjuruhan.
Belum lagi, Megawati adalah sosok yang meresmikan penggunaan Stadion Kanjuruhan sehingga bisa dibilang ada ikatan. Publik kemudian mengkritik seharusnya presiden ke-5 RI itu mendahulukan kunjungan ke Malang dan mendatangi keluarga para korban.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kunjungan Puan Maharani ke Tragedi Itaewon Dinilai Tak Memiliki Sense of Crisis Terhadap Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap
-
Megawati dan Puan Maharani Pilih ke Itaewon Dibanding Stadion Kanjuruhan, Bukannya Lebih Mahal ke Korea Selatan Ya?
-
Kunjungi Itaewon, Puan Maharani Ditanya Kemana Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Puan Maharani Pergi Jauh untuk Nyekar ke Itaewon, Warganet Heran Kenapa tidak ke Kanjuruhan?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia