Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah kembali menetapkan tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Lembaga anti rasuah tersebut telah menetapkan sebanyak tiga tersangka baru, termasuk salah satunya yaitu hakim agung, Gazalba Saleh (GZ).
Sebelumnya, KPK telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi. Mulai dari staf tersangka, Sudrajad Dimyati, sampai dengan pejabat struktural MA. Terdapat satu hakim agung di antara saksi-saksi tersebut, yaitu Gazalba Saleh.
KPK juga telah membenarkan bahwa telah menetapkan hakim agung Gazalba Saleh sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung.
Lantas, siapakah Gazalba Saleh? Seperti apa rekam jejak dan harta kekayaan yang dimiliki oleh hakim agung Gazalba Saleh tersebut? Simak ulasannya yang telah Suara.com rangkum dari berbagai sumber, berikut ini.
Menyadur dari laman resmi Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi), Gazalba Saleh merupakan lulusan sarjana atau S-1 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar.
Gazalba Saleh kemudian melanjutkan program studi magister dan doktornya di jurusan Ilmu Hukum, Universitas Padjadjaran.
Pada bulan Agustus 2017, Gazalba Saleh mengikuti seleksi calon hakim agung. Melansir dari laman resmi Komisi Yudisial, pada proses wawancaranya, Gazalba Saleh menegaskan pentingnya hakim menggali nilai-nilai keadilan substantif yang mengacu pada bukti, serta fakta yang ada dalam persidangan.
Adapun yang dimaksud dengan keadilan substantif tersebut adalah keadilan yang sebenarmya, keadilan hakiki yang benar-benar mengacu pada bukti-bukti, serta fakta dalam persidangan.
Baca Juga: Hakim Agung Gazalba Saleh Jadi Tersangka Kasus Apa?
Menurutnya, hal tersebut agar hakim tidaklah hanya menjadi corong Undang-Undang saja.
Pada dua bulan berikutnya, yakni pada bulan November 2017, Ketua MA M. Hatta Ali pun melantik Gazalba Saleh dan mengambil sumpahnya sebagai hakim agung untuk kamar pidana.
Untuk pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor: 117/P Tahun 2017 tanggal 26 Oktober 2017.
Kabarnya, sebelum Gazalba Saleh menduduki jabatan sebagai hakim agung, ia tercatat pernah menjadi hakim ad hoc di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung.
Rekam Jejak Gazalba Saleh
Mengutip dari berbagai sumber, Gazalba Saleh merupakan salah satu hakim agung yang pernah disorot karena sempat memangkas pidana mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP), Edhy Prabowo.
Berita Terkait
-
Hakim Agung Gazalba Saleh Jadi Tersangka Kasus Apa?
-
Daftar Panjang Hakim MA Jadi Tersangka KPK, ada Adik Soeharto!
-
Soroti Penanganan Kasus Lukas Enembe, Ketua IM 57+: Strategi Penyidikan Sudah Gagal
-
Cerita Abraham Samad Nyaris Jadi Wapres Jokowi Tahun 2014: Hampir Mirip Kejadian Mahfud MD, Bedanya..
-
KPK Temukan Mayat Terkubur Puluhan Tahun Masih Utuh, Tali Pocong Masih Terikat
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk