Suara.com - Sosok Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memang dikenal juga dengan kelakarnya yang memancing tawa. Menariknya, bahkan sikap Gus Dur bertahun-tahun lalu masih mampu memancing tawa Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi.
Hal ini seperti diceritakan Menko Polhukam Mahfud MD di akun Instagram-nya. Ia mengungkap Jokowi dan Iriana kompak tertawa ketika mendengar cerita Gus Dur ketika masih menjabat dulu.
Awalnya Mahfud mengaku deg-degan saat Jokowi hendak menerima tongkat keketuaan ASEAN dari Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen.
"Pak, tadi saya deg-degan saat Bapak akan menerima tongkat keketuaan ASEAN tahun 2023," ungkap Mahfud yang mendampingi Jokowi dalam agenda kenegaraan tersebut, dikutip pada Senin (14/11/2022).
"Mengapa?" tanya Jokowi.
Mahfud kemudian menceritakan momen ketika Gus Dur akan melantik Chaeruddin Ismail sebagai Kapolri menggantikan Bimantoro.
"(Tapi) ada insiden," ujar Mahfud. "Pak Bimantoro yang harus menyerahkan jabatan Kapolri tidak hadir."
Tentu saja situasi ini menciptakan kepanikan kecil. Saat itu protokol Istana langsung melapor kepada Gus Dur.
"Bapak Presiden, tongkat yang akan dialihkan tidak ada, Pak Bimantoro tak hadir," tutur Protokol Istana.
Baca Juga: Jokowi: di Setiap Tantangan, Pasti Ada Peluang, Jangan Pesimistis
Namun rupanya sang presiden tidak mengambil pusing dengan situasi tersebut. Bahkan Gus Dur sempat mengeluarkan celetukan yang khas, yakni "begitu saja kok repot".
"Gus Dur kontan menjawab, 'Begitu saja kok repot. Soal tongkat beli saja di Pasar Senen,' dan pelantikan Kapolri dilanjutkan," kata Mahfud.
"Pak Jokowi dan Bu Iriana tertawa," imbuh Mahfud.
Lewat unggahan yang sama, Mahfud MD mengungkap popularitas Jokowi di mata internasional. Misalnya Menteri Maria Zenaida dari Filipina yang duduk semeja dengan Mahfud saat gala dinner di KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja.
"Mentari Zenaida bilang kagum pada Pak Jokowi karena sangat populer. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Filipina. Dimana-mana kalau ada Pak Jokowi, rakyat histeris berebutan meneriakkan namanya," ungkap Mahfud.
"Zenaida juga bilang, enak berbicara dengan Pak Jokowi karena selalu murah senyum dan tertawa gembira," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Temani Jokowi di KTT G20 Bali, HP Jadul Mentri Luar Negri, Retno Marsudi Jadi Sorotan, Warganet: Udah Usang..
-
Telak! Eros Djarot Sentil Jokowi: Apa Dikira Dia Menguasai? Enggak Lah, Saya Tahu Siapa yang Berkuasa
-
Bertemu Dengan PM Jepang, Jokowi Titip Proyek MRT Kelar Tepat Waktu
-
Viral! Video Iriana Jokowi Terjatuh di Tangga Pesawat, Netizen: Mungkin Lelah
-
Rencana Pensiun Jokowi: Kembali ke Solo dan Jadi Warga Biasa
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran