- Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyambut baik retret menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor.
- Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan soliditas internal dan koordinasi antaranggota kabinet pemerintahan baru.
- Retret tersebut juga dimanfaatkan Presiden untuk memberikan arahan peningkatan kapasitas manajerial dan membahas isu internasional.
Suara.com - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyambut positif agenda retret jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih yang digelar di Hambalang, Bogor.
Ia menilai pertemuan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat soliditas internal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, retret ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wadah strategis untuk koordinasi antaranggota kabinet.
"Saya kira itu sebuah momen yang sangat baik. Karena di samping merupakan ajang komunikasi, silaturahmi, dan koordinasi di antara para menteri atau anggota kabinet," ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (6/1/2025).
Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa retret tersebut menjadi kesempatan bagi Presiden untuk memberikan arahan langsung terkait peningkatan kualitas kepemimpinan para pembantunya.
Hal ini dinilai penting agar kinerja kementerian dan lembaga dapat berjalan lebih efektif.
"Ini juga merupakan momen di mana Pak Presiden bisa menyampaikan beberapa masukan yang mungkin sifatnya lebih kepada peningkatan kapasitas manajerial," lanjutnya.
Selain membahas urusan internal kabinet, Eddy mengungkapkan bahwa forum informal seperti di Hambalang juga sangat layak digunakan untuk membedah isu-isu aktual internasional, termasuk dampaknya terhadap stabilitas dalam negeri.
"Membahas isu-isu terkini lainnya yang mungkin dibahas di forum tertentu lebih layak, misalkan saja kondisi geopolitik saat ini, dengan adanya kejadian di Venezuela misalnya, dan bagaimana dampaknya terhadap kita," jelasnya.
Baca Juga: PDIP Tolak Pilkada Dipilih DPRD, PAN Bicara Soal Dialog Cari Titik Temu
Ia pun berharap melalui retret tersebut, koordinasi antar-kementerian semakin sinkron sehingga program-program pemerintah dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Berita Terkait
-
PDIP Tolak Pilkada Dipilih DPRD, PAN Bicara Soal Dialog Cari Titik Temu
-
Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?
-
Bakal Ada Evaluasi Besar-besaran? Ini Bocoran Retret Kabinet di Hambalang
-
Taklimat Prabowo di Retret Hambalang: Singgung Evaluasi Kerja 2025 dan Sasaran ke Depan
-
Dasco Ungkap Alasan Prabowo Buat Retret Kabinet di Hambalang: Satukan Visi untuk Program 2026
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia
-
KPK Angkat Bicara, Inilah Alasan Utama RUU Perampasan Aset Wajib Disahkan!
-
Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya
-
Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur