Suara.com - Wah, tidak terasa sudah hari Rabu!
Selamat datang kembali para pembaca ABC Indonesia di Dunia Hari Ini edisi hari ini,16 November 2022.
Berikut rangkuman informasi pilihan kami dari berbagai tempat di pelosok dunia dalam 24 jam terakhir.
Ledakan di Polandia diduga karena misil Rusia
Dua orang meninggal dunia karena ledakan di Przewodow, desa di timur Polandia yang dekat dengan perbatasan Ukraina.
Menurut ahli intelijen Amerika, ledakan tersebut berasal dari misil Rusia yang melewati Polandia pada Selasa kemarin (15/11).
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia membantah tudingan tersebut dan menganggapnya provokasi yang disengaja.
Juru bicara Pemerintah Polandia mengatakan pihaknya telah memperkuat pertahanan beberapa unit militer.
"Sudah diputuskan beberapa saat yang lalu kami akan memperkuat kesiapan unit militer tempur di Polandia," kata Piotr Muller.
Warga China unjuk rasa tolak lockdown
Warga di kota selatan China, Guangzhou, berunjuk rasa menolak penerapan lockdown yang sedang berlangsung di sana.
Baca Juga: Rudal Buatan Rusia Jatuh di Polandia, Rupiah Melemah
Mereka turun ke jalan, melanggar aturan COVID-19 yang berlaku.
Sebuah video yang beredar di Twitter menggambarkan kericuhan para pengunjuk rasa yang sebagian mengenakan pakaian hazmat.
Guangzhou merupakan kota yang mencatat jumlah kasus COVID-19 terbanyak setelah kasus harian untuk pertama kalinya mencapai 5.000 sehingga muncul spekulasi 'lockdown' dapat diperpanjang.
Pemerintah China belum memberikan komentar mengenai kejadian ini.
Dua pertiga kota di Australia ini terendam banjir
Kota tersebut adalah Forbes, di negara bagian New South Wales.
Petugas sejauh ini sudah memonitor ratusan warga dan 1.000 properti yang ada di sana.
Hingga hari ini, sudah ada 14 orang yang diungsikan, beberapa dijemput menggunakan helikopter.
Wilayah Forbes diperkirakan akan terendam banjir dengan ketinggian air tertinggi dalam 70 tahun terakhir, yaitu 10,8 meter hari ini (16/11).
Djokovic akan mendapat visa Australia
Atlet tenis asal Serbia Novak Djokovic dilaporkan akan diberikan visa untuk bertanding di ajang Australia Open tahun depan, setelah awal tahun ini ia dideportasi karena status vaksinasi COVID-19.
Ia juga telah dilarang masuk ke Australia selama tiga tahun setelah dideportasi, namun ABC telah mengonfirmasi bahwa Menteri Imigrasi Australia Andrew Giles telah menghapuskan larangan tersebut.
Pengacara Djokovic sudah berbulan-bulan berjuang agar visa ini diberikan dan mengaku masih menunggu kabar dari Pemerintah Australia.
"Belum ada kepastian. Kami masih menunggu. Mereka masih berkomunikasi dengan Pemerintah Australia," kata Djokovic.
Ini dia manusia kedelapan miliar di dunia!
Seorang bayi di Filipina secara simbolis resmi menjadi manusia kedelapan miliar di dunia.
Bayi bernama Vinice Mabansag itu dilahirkan di Rumah Sakit Dr Jose Fabella kemarin (15/11) pada pukul 1:29 dini hari waktu setempat.
Menurut media lokal, bayi tersebut lahir melalui persalinan normal.
Sebelumnya, PBB telah mengadakan hitung mundur di situsnya setelah memprediksi bahwa bayi kedelapan miliar akan lahir kemarin.
"Butuh waktu 12 tahun bagi populasi dunia untuk bertambah dari tujuh ke delapan miliar, sementara akan butuh 15 tahun hingga 2037 untuk populasi dunia mencapai sembilan miliar," kata PBB.
"Ini pertanda pertumbuhan populasi global melambat."
Informasi manusia kedelapan miliar di dunia ini sekaligus menjadi penutup pertemuan kita hari ini.
Kita jumpa lagi besok, ya!
Berita Terkait
-
Polandia Jadi Negara Eropa Kedua yang Kerja Sama dengan Indonesia Berantas Kejahatan Lintas Negara
-
Ulah Suporter Klub Israel Bikin Negara Eropa Ngamuk-ngamuk: Tindakan Bodoh
-
Kerja Sama Strategis Indonesia-Polandia Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global
-
Tertawa Saat Bahas Situasi Gaza, Menteri Polandia Dicecar Habis-habisan oleh Anggota Parlemen Eropa
-
Kabar Duka, Dubes RI untuk Polandia Anita Luhulima Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat