Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri duduk satu meja dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara agenda welcoming dinner KTT G20 yang berlangsung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Selasa (15/11/2022). (Twitter @/jansen_jsp)
Dia mengaku begitu bahagia melihat momen jabat tangan antara mantan presiden RI ke-5 dan ke-6 itu. Sehubungan dengan momen duduk bareng Megawati-SBY di G20 itu, Effendi mengaku girang melihatnya.
"Jadi artinya ini sangat menggembirakan, tapi seberapa dalam komunikasi yang ada, khususnya kan ini kita mau bicara yang hadir kan banyak. Tentunya bintang utama yang didiskusikan terkait dengan konstelasi 2024 ibu Mega dan pak SBY," jelas Effendi.
"Sampai saat ini 5 pertanyaan yang disampaikan oleh ibu Mega kepada pak SBY melalui Panda Nababan belum terjawab. Selama itu belum terjawab, tidak mungkin bisa terselesaikan hanya di meja transisi itu, yang mungkin beberapa menit. Walaupun pertemuan seperti itu menggembirakan," pungkasnya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Masinton PDIP Tegaskan Isi Hati Megawati Tetap Merah Meski Pakai Baju Biru Sama Seperti SBY di G20
-
Ganjar vs Puan, Pengamat Prediksi Megawati Tak Akan Usung Anak Sendiri Nyapres, Mengapa?
-
Girang Lihat Megawati-SBY Duduk Bareng Satu Meja di G20, Pakar Beri Catatan Soal Hal ini
-
Diisukan 'Selingkuhi' Koalisi Anies Demi Usung Ganjar-AHY, Demokrat: Kami Tidak Pindah ke Lain Hati
-
Anies Baswedan Cocok Didampingi Wapres dari Kalangan Militer di Pilpres 2024, Ini Alasannya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
BK DPR Ungkap Jantung RUU Perampasan Aset: Aset Rp 1 Miliar Bisa Disita
-
Bukan Hanya Nadiem, Ini Alasan Kejaksaan Sering Minta Bantuan TNI untuk Pengamanan Kasus Korupsi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi