Suara.com - Pertemuan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan. Tak sedikit yang menyebutkan bahwa pertemuan itu dilakukan Anies demi meraup suara dalam Pilpres 2024.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali pun langsung menepis isu yang menyatakan bahwa pertemuan Anies dan Gibran itu untuk meraup suara jelang Pilpres.
Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ahmad Ali blak-blakan menyebutkan bahwa Anies merupakan sosok yang lebih terkenal. Pertemuan keduanya tidak ada pengaruh apa-apa.
"Anies lebih terkenal, dalam persahabatan tidak ada mengenal maksud tertentu. Gibran tetap kader PDIP. Jadi ketika Anies ketemu dengan Gibran, tidak mungkin Anies mempengaruhi Gibran, pun sebaliknya," katanya.
Ali merasa khawatir tradisi yang telah dicontohkan oleh para pendiri bangsa nantinya bisa pudar jika para politisi terus menerus melontarkan kritik terhadap pertemuan Anies dan Gibran.
Menurutnya, seperti yang sudah dicontohkan oleh founding fathers yang kerap berdebat hebat, tetapi silaturahmi tetap berjalan baik.
"Ini coba kita hidupkan lagi, jangan kemudian kutub politik jadi sumbu untuk tidak berani lagi melawan arus. Ketika tidak bersama, berbeda, kau adalah lawan, musuh. Sehingga bagi saya apa dilakukan mereka kemarin jadi budaya," lanjutnya.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebelumnya menilai kedatangan Anies untuk bertemu dengan Gibran untuk kepentingan pribadu. Berdasarkan pandangannya, Anies hanya ingin meraup suara pemilihnya untuk tujuan Pilpres 2024.
"Untuk kepentingan dirinya, tidak ada hubungannya dengan Gibran. Itu hanya cari keuntungan politik saja Anies," ujar Said di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/11/2022) lalu.
Baca Juga: Temui Anies Baswedan, Gibran Mengaku Dirinya Pemula di Dunia Politik dan Ingin Banyak Belajar
Meski dalam pertemuan tersebut Anies tampak memuji Gibran, menurutnya ada maksud tersembunyi di baliknya.
"Langkahnya supaya lebih dikenal publik. Dan ingat, kalau dia puji Gibran pasti ada udang di balik batu," bebernya.
Berita Terkait
-
Temui Anies Baswedan, Gibran Mengaku Dirinya Pemula di Dunia Politik dan Ingin Banyak Belajar
-
Anies Baswedan Kalah, UMP Jakarta Tetap Rp4,5 Juta
-
NasDem Dinilai Masih 'Cawe-Cawe' Gibran Jadi Cawapres Anies, Andi Arief: Konsentrasi Aja ke Koalisi!
-
Pede Elite NasDem Sebut Anak Jokowi Cocok Jadi Cawapres Anies, Pasukan AHY Gerah: Fokus Saja Rencana Koalisi!
-
4 Peninggalan Anies Baswedan untuk DKI Jakarta yang 'Ogah' Dilanjutkan Heru Budi Hartono karena Buang-buang Uang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!