Suara.com - Hubungan yang terjalin antara Presiden RI Joko Widodo, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dan Presiden China Xi Jinping belakangan semakin terlihat erat di media.
Meski China dan Amerika Serikat kerap terlibat perang dingin, tapi Jokowi memiliki kedekatan di antara keduanya. Jokowi bahkan punya panggilan spesial untuk dua pemimpin negara besar tersebut.
"Kalau saya kan panggil Biden 'My Senior', panggil Xi Jinping 'Kakak Besar', kalau Presiden Rusia 'My Brother'," kata Jokowi di hadapan pers di Apurva Hotel, Kamis (17/11).
Sebelumnya, Jokowi sempat terekam memanggil Presiden Rusia Vladimir Putin dengan sebutan khusus saat bertelepon.
Putin pun mengakui ia memiliki julukan khusus dari orang nomor satu RI tersebut.
"Ketika Presiden Jokowi menelepon saya dan beliau memanggil saya 'My Brother', saya juga memanggil beliau 'My Brother'," kata Putin dalam acara Valdai Discussion Club pada Oktober lalu di Moskow.
Joe Biden dan Xi Jinping Bertemu di Bali
Hubungan Jokowi dengan para pemimpin dunia terlihat jelas dalam gelaran KTT G20. Dalam konferensi tersebut, Joe Biden sampai mengaku betah berlama-lama tinggal di Bali.
Sebagaimana dilaporkan laman AFP pada Selasa (15/11/2022). "Saya tidak berpikir saya akan pulang," celetuk Biden kepada Presiden Jokowi saat kedua pemimpin bertemu.
Baca Juga: Video Viral Perempuan di Bali Terobos Rombongan Jokowi, Ditarik Paspampres
Biden tampak amat antusias menikmati suasana pantai Bali yang membentang di luar hotel tempatnya menginap.
Saking senangnya, saat menggelar jumpa pers di depan para jurnalis, pada Senin (14/11/2022), kata-kata pertama yang keluar dari mulut Biden adalah "Selamat datang di Bali".
Suasana tropis di Bali tampaknya membuat suasana hati Biden juga menjadi cerah. Hal itu terlihat jelas saat dia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Senin (14/11) petang. Biden terlihat memancarkan kepercayaan diri dan wajah yang cerah saat menyapa Xi dengan senyuman dan jabat tangan hangat.
Sambil tersenyum, Biden berjalan ke arah Xi dan menjabat tangannya. Keduanya lebih tampak seperti teman lama yang bertemu di resort tropis yang indah daripada dua sosok yang bermusuhan.
"Saya sangat senang bisa bertemu dengan Anda lagi secara langsung. Kita menghabiskan banyak waktu bersama-sama dan -- kembali ke masa-masa ketika kita sama-sama wakil presiden, dan sangat senang bertemu dengan Anda," ucap Biden kepada Xi dalam pertemuan itu.
Berita Terkait
-
Video Viral Perempuan di Bali Terobos Rombongan Jokowi, Ditarik Paspampres
-
Bikin Tweet Pakai Foto Ibu Iriana dan Ibu Negara Korsel dengan Narasi Majikan Pembantu, Pemilik Akun Twitter Ini Dihujat Netizen
-
Geger Di Twitter Cuitan Body Shaming Ke Iriana Jokowi, Gibran Dan Kaesang Sampai Dibikin Meradang: Maksudmu Gimana!
-
Warganet Usul Akun yang Merendahkan Iriana Jokowi Diperiksa, Gibran Rakabuming: Halah Santai Aja Bang
-
Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Anak dan Cucunya Malah Senang Pakai Gucci Harga Jutaan
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus