Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman meninjau langsung kondisi korban luka akibat gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022). Korban luka-luka itu mendapatkan perawatan di lingkungan RSUD Cianjur.
Dalam peninjauannya, Dudung sempat bertanya langsung kepada korban yang sedang dirawat serta memberikan santunan untuk meringankan beban korban bencana.
"Ieu kunaon? Naona wae nu kena? (Ini kenapa? Apanya aja yang kena?)," tanya Dudung kepada salah seorang korban di lokasi.
"Ieu kaki, (ini kaki) sama kepala," jawab salah seorang korban.
Sebanyak 355 orang korban luka akibat bencana gempa bumi Cianjur saat ini mendapatkan perawatan awal di RSUD Cianjur. Hingga saat ini masih banyak yang berdatangan untuk mendapatkan perawatan.
Sejumlah 1.377 personel TNI AD telah dikerahkan untuk memberikan bantuan penanganan korban bencana. Fasilitas tenda pengungsian, dapur lapangan, pelayanan kesehatan lapangan juga telah didirikan di sejumlah titik yang terdampak bencana.
Gempa bumi di Cianjur mengakibatkan 162 orang meninggal dunia. Mayoritas korbannya merupakan anak-anak.
Selain itu, ada 326 warga dinyatakan luka-luka. Lalu sebanyak 13.784 orang mengungsi yang tersebar di 14 titik pengungsian.
Lebih lanjut, ada 2.345 unit rumah rusak dengan skala 60-100 persen.
Berita Terkait
-
Cerita Perjuangan Seorang Ibu Menyelamatkan Putrinya di Tengah Gempa Cianjur
-
Ribuan Rumah Warga Rusak Pasca Gempa Cianjur, Wapres Ma'ruf: Sediakan Hunian yang Layak!
-
Masih Tertutup Longsor, Akses Jalan Cipanas-Cianjur Diprediksi Bisa Dilalui Sore Ini
-
Rumah Roboh Pasca Gempa Cianjur, Ada Warga yang Mengungsi di Sawah
-
Tanggap Darurat Gempa Bumi Cianjur, BNPB Gencarkan Pencarian dan Evakuasi Korban
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
Terkini
-
OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Masih Lacak Keberadaan Silmy Karim
-
15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas
-
KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN