Suara.com - Belakangan ini ramai diperbincangan bahwa Kepulauan Widi di Desa Gane Luar, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Indonesia, telah dilelang di situs lelang asing Sotheby's Concierge Auctions, yang mana situs tersebut berbasis New York, AS.
Setelah heboh mengenai berita pelelangan tersebut, banyak yang penasaran akan profil Kepulauan Widi Maluku Utara. Bagi yang ingin mengetahuinya, yuk simak profil Kepulauan Widi Maluku Utara yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Kepulauan Widi Maluku Utara
Kepulauan Widi Maluku Utara berada di Indonesia Timur, yang diketahui mempunyai 99 pulau kecil bahkan lebih. Saat air laut mengalami pasang, kamu bisa menyaksikan hamparan pasir putih nan halus serta pulau-pulau kecil yang saling terhubung menjadi kesatuan pulau.
Kepulauan Widi juga menawarkan keindahan bawah laut yang begitu eksotis. Terumbu karang terjaga secara alami dan pantainya juga privat. Gugusan pulau ini merupakan satu dari sekianekosistem terumbu karang yang paling utuh yang masihtersisa di bumi.
Gugusan Pulau Widi diketahui juga jadi salah satu tempat tinggal bagi hewan dan ratusan spesies langka, termasuk Paus Biru yang terancam punah termasuk. Selain itu, ada juga Hiu Paus, ratusan spesies mamalia laut, burung, ikan, kadal, serangga langka, dan spesies lainnya.
Pulau Dodawe Gane yang merupakan salah satu pulau yang ada di Kepulauan Widi, memiliki 'danau laut' yang berwarna hijau tosca dengan dikelilingi tumbuhan mangrove lebat di atas hamparan pasir putih yang mengelillingi pulau.
Danau laut ini disebut sebagai habitat terumbu karang dan ikan. Sedangkan untuk tumbuhan mangrove menjadi habitat beragam jenis burung khas Halmahera.
Dengan pesona alamnya yang begitu menawan dan lokasinya yang privat, membuat gugusan pulau Widi ini masuk dalam daftar properti paling menggumkan. Inilah yang membuat situs lelang asing seperti Sotheby's Concierge Auctions tertarik untuk melelang Kepulauan eksotis di Indonesia timur ini.
Setelah beredarnya berita pelelangan tersebut, Jodi Mahardi selaku Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menegaskan bahwa Kepulauan Widi di Maluku Utara tidak untuk dijual apalagi dimiliki oleh pihak manapun.
Demikian ulasan mengenai profil Kepulauan Widi Maluku Utara yang sedang ramai diperbincangkan karena dilelang oleh situs asing. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Unik Kepulauan Widi, Dikabarkan Mau Dilelang di Situs Asing
-
Pulau Widi Dilelang di Situs Amerika Serikat, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Kepulauan Widi Akan Dilelang di Situs Asing, Jubir Luhut: Tak Bisa Dimiliki Pihak Manapun!
-
Ribuan Pengemudi Ojek Pangkalan di Kota Ternate Terima Kompensasi Kenaikan BBM, Akan Ada Koperasi untuk Pemberdayaan
-
Antam Maksimalkan Pengelolaan Nikel di Obvitnas Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara sebagai Komitmen Obvitnas
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS