Suara.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Sukoharjo, hari ini.
Salah seorang terduga teroris berinisial M (43), warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Dia ditangkap setelah beribadah salat Subuh di Masjid Al-Hidayah.
Saksi berinisial R melihat petugas yang akan menangkap M. Saat terjadi penangkapan, sejumlah warga gaduh karena kaget.
Warga yang ingin mengetahui apa yang terjadi diminta petugas untuk langsung bertanya ke petugas Polres Sukoharjo.
M seorang imam Shalat Rawatib di Masjid Al-Hidayah.
"Orangnya baik. Jadi sesepuh dan biasa mengajak sedekah, 'ayo yo salat.' Kalau materi yang radikal ekstrim setahu saya tidak masuk," kata dia.
Terduga teroris lainnya yang ditangkap berinisial P (50), warga Kampung Sanggrahan.
Seorang warga yang mengenal P mengatakan bahwa tingkat laku P sehari-hari tidak mencurigakan.
"Aktivitasnya biasa, sering beli gandum di sini. Sering menyapa dan bergaul dengan warga lain, sering ke masjid juga," ujar warga.
Baca Juga: Warga Desa Parangjoro Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Usai Salat Subuh di Masjid
"Sering ketemu dan komunikasi, tiap sore ke sini. Rumahnya sudah kosong sejak satu tahun, sekarang tinggal di daerah Gawok jualan soto," dia menambahkan.
Menurut laporan kontributor Suara.com ada empat lokasi penangkapan terduga teroris yaitu di Kecamatan Grogol, Kecamatan Bendosari, dan Kartasura.
"Betul ada penangkapan di wilayah sukoharjo," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan.
Berita Terkait
-
Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
-
Pelaku Ledakan SMAN 72 Belajar Rakit Bom dari Internet, Kerap Akses Konten Kekerasan di Situs Gelap
-
Bukan Hanya Satu, Ada 7 Bom di SMAN 72! Ini Detail Penemuan Densus 88
-
Densus 88 Selidiki Unsur Terorisme dalam Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading
-
Rehabilitasi Situs Beteng Keraton Surakarta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan