Suara.com - Seakan tak jenuh menjadi sorotan karena berbagai kontroversi, kini Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan kembali jadi sorotan. Ini setelah ia itu disebut menitipkan keponakannya untuk menjadi mahasiswa di Universitas Lampung atau Unila.
Bahkan, pria yang akrab disapa Zulhas itu kabarnya memberikan infaq untuk memuluskan keponakannya berkuliah di Unila.
Diketahui, sebelumnya Zulhas merupakan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR RI) untuk periode 2019-2024. Zulhas juga merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).
Pria kelahiran Lambung, 31 Agustus 1962 ini dikenal sebagai politikus yang kenyang asam garam pengalaman di ranah politik. Berbagai kursi legislatif maupun eksekutif sudah pernah dirasakan oleh Zulhas.
Selama berkarier di ranah politik, Zulhas juga sempat dikaitkan dengan beberapa kontroversi. Oleh karenanya, penitipan keponakan di Unila ini bukan kontroversi pertama bagi Zulhas.
Berikut deretan kontroversi dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan:
Kontroversi banyaknya alih fungsi hutan
Pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)l, Zulkifli Hasan diberi amanah mengemban jabatan sebagai Menteri Kehutanan. Jabatan tersebut ia pegang sejak 22 Oktober 2009 sampai dengan 1 Oktober 2014.
Sebagaimana dilansir dari data resmi KLHK, pada era SBY tersebut pemerintah sudah menerbitkan 2.312.602 hektar dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2014. Zulhas menjabat pada tahun 2009-2014 dan MS Kaban yang menjabat sebelumnya yaitu pada tahun 2004-2009.
Baca Juga: PAN Bantah Zulkifli Hasan Pernah Titip Keponakan Masuk Fakultas Kedokteran Unila
Diketahui, organisasi nirlaba Greenomics sempat merilis data, dari jumlah area pelepasan hutan pada era dua periode SBY tersebut, tercatat sebanyak 1,64 juta hektare dikeluarkan pada era Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.
Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan pada era pemerintahan BJ Habibie (1998-1999), yaitu seluas 763.041 hektare, Abdurrahman Wahid (1999-2001) seluas 164.147 hektare, Megawati Soekarnoputri (2001-2004) seluas 3.702 hektare.
Sementara itu, berdasarkan catatan dari KLHK, sepanjang pemerintahan Presiden Jokowi (2014-2020), jumlah pelepasan kawasan hutan yaitu seluas 619.357 hektare.
Dan jumlah kawasan hutan yang dilepas di era SBY hanya kalah dari Presiden Soeharto, dimana sepanjang tahun 1984-1998, terdapat 3.468.801 hektare hutan yang dilepas oleh pemerintah.
Oleh karenanya, dilihat dari data tersebut, jumlah IPPKH melonjak di dua periode pemerintahan SBY dengan luas mencapai 322.169 ha yang meliputi peruntukkan tambang 305.070 ha dan 17.097 ha sebagai kawasan non-tambang atau yang terbesar dibanding 5 Presiden Indonesia lainnya.
Dikritik Harrison Ford
Berita Terkait
-
PAN Bantah Zulkifli Hasan Pernah Titip Keponakan Masuk Fakultas Kedokteran Unila
-
PAN Pasang Badan! Bantah Zulhas Titipkan Keponakan Masuk Fakultas Kedokteran Unila
-
Ini Deretan Nama dari Koalisi Indonesia Bersatu yang Akan Diusung Dalam Pilpres 2024
-
Nama Zulhas dan Sejumlah Anggota DPR Disebut Dalam Kasus Suap Rektor Unila, KPK: akan Didalami
-
Terungkap di Persidangan! Ini Daftar 23 Nama Calon Mahasiswa Unila Titipan Pejabat Negara
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu