Suara.com - BKN menjadwalkan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kesehatan akan dimulai pada Selasa, 06 Desember 2022. Persiapkan diri dengan mengetahui apa saja materi soal ujian PPPK 2022 tenaga kesehatan dan sistem penilaiannya.
Pendaftaran Seleksi PPPK 2022 sendiri telah dibuka tanggal 31 Oktober 2022, sehingga kini para peserta tinggal menyiapkan diri untuk menguasai materi ujian PPPK tenaga kesehatan dan memahami sistem penilaiannya. Lantas seperti apa sih materi ujian PPPK tenaga kesehatan dan sistem penilaiannya? Silahkan cek informasinya di bawah ini.
Materi Ujian PPPK 2022 Tenaga Kesehatan
Berdasarkan keterangan dari BKN, terdapat 4 jenis materi soal PPPK 2022 yang harus dikuasai oleh peserta ujian, antara lain:
- Materi seleksi kompetensi teknisMateri seleksi ini berkaitan dengan kemampuan peserta terhadap bidang yang menjadi sasaran lamarannya.
- Materi seleksi kompetensi manajerialMateri seleksi kompetensi manajerial berkaitan dengan ujian kemampuan manajemen peserta ujian terhadap posisi PPPK 2022 sebagai tenaga kesehatan.
- Materi seleksi kompetensi sosio kultural Seleksi sosio kulturan berkaitan dengan kemampuan peserta dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan, bekerjasama dengan pihak lain, dan sejenisnya.
- Materi tes substansi wawancara Wawancara akan dilakukan secara langsung, tapi jawaban wawancara di tulis di dalam lembar kertas yang telah disediakan.
Sistem Penilaian PPPK 2022
Sistem penilaian PPPK 2022 berbeda-beda berdasarkan materi ujian PPPK Tenaga Kesehatan yang disebutkan di atas.
1. Materi seleksi kompetensi teknisSistem penilaian PPPK 2022 untuk materi seleksi kompetensi teknis adalah sebagai berikut:
- Terdapat 90 soal.
- Nilai maksimal 450.
- Bobot nilai merata 5 poin setiap soalnya.
- Tidak ada pengurangan untuk jawaban yang salah.
2. Materi seleksi kompetensi manajerial Sistem penilaian PPPK 2022 untuk materi seleksi kompetensi manajerial adalah sebagai berikut:
- Terdapat 25 soal.
- Nilai maksimal 200 poin.
- Bobot penilaian adalah 1 hingga 4 poin
- Tidak menjawab akan diberikan poin 0.
3. Materi seleksi kompetensi sosio kultural Sistem penilaian PPPK 2022 untuk materi kompetensi sosio kultural adalah sebagai berikut:
- Terdapat 20 soal berbeda.
- Nilai maksimal 200.
- Masing-masing soal akan mendapatkan poin 1 hingga 5 poin.
- Akan mendapatkan nilai 0 untuk soal yang tidak dijawab.
4. Materi tes substansi wawancara Sistem penilaian PPPK 2022 untuk materi kompetensi sosio kultural adalah sebaai beirkut:
- Terdapat sebanyak 10 soal.
- Nilai maksimal 40 poin.
- Setiap soal akan mendapatkan nilai antara 1 hingga 4 poin.
Demikian itu uraian tentang materi ujian PPPK 2022 tenaga kesehatan dan sistem penilaiannya. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Lowongan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, Simak Syarat dan Tahapannya!
-
4 Poin Penting RUU Omnibus Law Kesehatan yang Ditentang Nakes
-
Nakes Ikut Aksi Tolak RUU Kesehatan Terancam Sanksi dari Kemenkes, Apa Itu?
-
Pelamar Harus Tahu, Simak Sistem Penilaian PPPK 2022 dan Jumlah Soalnya!
-
Tak Lolos Seleksi Administrasi? Ini Cara Mengajukan Sanggahan PPPK 2022 Guru
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian