Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai tidak seharusnya Anies Baswedan dihalang-halangi saat melakukan safari politiknya untuk menjadi calon presiden di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024. Kalau misalkan Anies tidak dilarang untuk bersafari politik, maka menurut Rocky sebaiknya pernikahan putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus dibatalkan.
Rocky menilai kalau pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono malah menjadi ajang cari perhatian alias caper pihak yang miliki kepentingan untuk Pilpres 2024. Dengan demikian, menurut Rocky pernikahan Kaesang dan Erina sangat bermuatan politis.
"Kalau semua kegiatan Anies dianggap kampanye awal karena ingin jadi presiden mestinya perkawainan Kaesang di Solo dibatalkan karena itu akan jadi orang mendekati Presiden Jokowi supaya dapat restu," kata Rocky melansir dari Warta Ekonomi--Jaringan Suara.com, Jumat (9/12/2022).
Rocky lantas memberikan pembelaannya terhadap Anies yang kini getol melakukan safari politik. Menurutnya, tidak masalah apabila Anies menyapa masyarakat sebagai capres ketika sudah tidak memiliki jabatan apapun.
Lagi pula, Anies dianggapnya belum tentu maju lantaran belum didukung oleh koalisi partai politik secara resmi.
"Setiap manusia Indonesia nggak perlu masa kampanye untuk bilang 'saya ingin jadi presiden', kan UUD kita menjamin keinginan setiap orang memimpin negeri ini harus dihormati," tuturnya.
Ia juga menyinggung sejumlah tokoh yang digadang-gadang menjadi capres di Pilpres 2024. Kalau misalkan Anies dilarang, maka sepatutnya tokoh-tokoh lain juga harus ikut dilarang.
"Kan kita tahu semua peristiwa publik ada dimensi politik, Ganjar kemana-mana juga ingin jadi presiden kenapa nggak dilarang? Jadi jangan diskriminatif," pintanya.
Berita Terkait
-
Proyek IKN Disebut Berantakan oleh Media Asing, Rocky Gerung: Itu Bahayanya pak Jokowi Dengar Para Pembisik
-
Pesan Rocky Gerung Pada Mahasiswa Demo Tolak Anies Baswedan: Itu Buruk Dalam Berdemokrasi
-
Media Internasional Tulis Berita Soal IKN, Rocky Gerung: Percaya Presiden Jokowi atau Bloomberg?
-
Jadi Pembimbing Skripsi, Rocky Gerung Ungkap Momen Langka Ujian Dian Sastro: Sampai Ada Gosip..
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR