Suara.com - Bakal Calon Presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan kena semprot warganet karena bawa-bawa Persija Jakarta, klub sepak bola Ibu Koa. Hal ini setelah Anies mengunggah foto pertemuan dengan Ortizan Salossa saat melakukan safari politik ke Papua.
Dalam foto tersebut Anies dan Ortizan Solossa tampak memegang Jersey Oranye Persija Jakarta serta jari telunjuk dan jempol menyerupai huruf J, identik dengan The Jakmania, suporter Persija.
Dalam keterangan unggahan di akun instagram @aniesbaswedan, Anies mengatakan Ortizan pernah menjadi bek kiri Persija (2004-2006), dan kini melatih sebuah SSB di Jayapura.
"Kita ngobrol tentang pembinaan atlit sepakbola usia muda, di mana pembinaan tak cukup hanya dilakukan di sekolah, namun harus ada dukungan dari lingkungan," ujar Anies seperti dikutip Suara.com, Jumat (9/12/2022).
Dalam pertemuan itu Anies mengatakan Ortizan sempat menyampaikan gagasannya terkait SSB yang menggunakan model boarding, yang di dalamnya pengembangan bakat dan skill, pemahaman teknik, serta nutrisi dari pemain muda terjaga.
"Selain itu juga memerlukan format kompetisi yang rutin sepanjang musim bukan sekedar turnamen, sehingga para pemain muda juga akan terus berkembang ke level terbaik," kata dia.
"Terima kasih atas pertemuan singkat dan produktif, semoga kelak membawa manfaat bagi Papua dan Indonesia," Anies menambahkan.
Terkait unggahan Anies itu, warganet @semifana** mengaku senang Anies masih cinta Persija meski sudah tidak menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Namun, ia tidak ingin Anies membawa Persija ke ranah politik.
"Alhamdulillah masih cinta Persija, tapi plis pak kalau sudah masuk kampanye jangan ikut sertakan seragam Persija dalam bentuk apapun, karena sepak bola tidak ada kaitanya dengan politik," cuitnya.
Baca Juga: Deklarasi Lebih Awal, Anies Baswedan Kantongi Banyak Peluang Ini
Kemudian akun bernama @jerryunited** menanggapi komen tersebut.
"Kayaknya buat Ortizan Salossa. Soalnya pernah bermain untuk Persija," katanya.
"Iya sepertinya hanya buah tangan dari Pak Anies untuk pemain yang pernah berseragam Persija," timpal @f.a.r_**.
Berita Terkait
-
Safari Politik ke Papua, Anies Bicara soal Sepak Bola hingga Kompetisi dengan Ortizan Solossa
-
Jika Gagal Nyapres, Politisi Senior Sarankan 3 Alternatif Profesi Buat Anies Baswedan, Salah Satunya ke Amerika?
-
Beda Nasib! Anies Disebut Bisa Gagal Nyapres Karena PKS, Kalau Ganjar Tetap Maju Meski Tak Bersama PDIP
-
Mengintip Prediksi 5 Kejutan Pilpres 2024: Lenyapnya Anies dari Radar, Migrasi Ganjar hingga Digantungnya Cak Imin
-
Safari Anies Baswedan Dijegal, Rocky Gerung Tidak Terima: Batalkan Juga Perkawinan Kaesang!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan