News / Nasional
Senin, 12 Desember 2022 | 10:24 WIB
Deddy Corbuzier dan Menhan Prabowo Subianto. [Instagram]

Suara.com - Deddy Corbuzier sedang menjadi sorotan publik usai dianugerahi pangkat Letnan Kolonel Tituler oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Penganugerahan ini diketahui usai dibagikan sendiri oleh Deddy di akun Instagram-nya pada Jumat (9/12/2022).

Pemberian pangkat ini menimbulkan pro dan kontra, sebab banyak yang menilai Deddy tidak berkontribusi apapun di bidang militer sehingga layak dianugerahi pangkat Letkol Tituler.

Di tengah hiruk pikuk tersebut, ahli hukum tata negara Refly Harun mengunggah potongan video wawancaranya bersama Deddy dengan pembicaraan yang cukup mengejutkan.

Lewat video tersebut, selebritas yang dikenal dengan podcast Close The Door tersebut buka-bukaan soal rencana politiknya yang turut menyinggung Presiden Joko Widodo dan Prabowo. Deddy rupanya mengaku tidak tertarik masuk dalam dunia politik praktis.

"Kalau nanyanya sekarang, enggak. Kenapa? Gue merasa ribet," tegas Deddy, dikutip dari kanal YouTube Refly Harun pada Minggu (11/12/2022).

Deddy Corbuzier dan Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)

Refly lantas menodong Deddy untuk memilih opsi karier politik yang menarik untuknya. "Gini aja, masuk partai politik dan tidak masuk partai politik?"

"Tidak," tegas Deddy.

"Jadi kepala daerah dan tidak kepala daerah?"

"Tidak. Supposedly close."

Baca Juga: Bukan Salah Anies Baswedan Berkhianat, Prabowo Terlalu Nafsu Nyapres Walau Kalah Terus, Pengamat: Tak Beri Kesempatan Orang Lain!

"Kampanye untuk orang lain?"

"Bisa jadi. Karena ada media dan ada cuan," ujar Deddy. "Lho kan boleh dong, selama kampanye gue nggak ngata-ngatain orang."

Poin inilah yang disorot ketika Deddy sekarang secara tiba-tiba diangkat menjadi Letkol Tituler oleh Prabowo.

Lewat kesempatan yang sama, pemilik nama asli Deodatur Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo itu juga blak-blakan mengaku sebagai pendukung Jokowi. Hanya saja, Deddy menolak bila disebut sebagai Jokower.

"Kalau Anda ingin mengidentifikasi diri ya, Anda sebenarnya pro atau kontra terhadap Presiden Jokowi?"

"Pro. Gini Bos, saya pro terhadap Presiden Jokowi tapi saya tidak membela beliau," jawab Deddy.

Load More