Suara.com - Apa itu Dana Bagi Hasil mendadak ramai dipertanyakan oleh sebagian besar masyarakat. Pasalnya, Bupati Meranti, Provinsi Riau, yaitu M Adil menyebut bahwa ada iblis atau setan di Kementerian Keuangan (kemenkeu), di mana hal tersebut pemicunya adalah dana bagi hasil (DBH) yang diterima Meranti rendah padahal Meranti kaya akan migas.
Bupati Adil tampak naik darah lantaran DBH yang diterima oleh daerahnya rendah sekali. Pada tahun ini, Kemenkeu menetapkan DBH Kabupaten Kepulauan Meranti, yaitu sebesar Rp 114 miliar, di mana angka ini keluar dengan acuan harga minyak dunia sebesar US$60 per barel.
Sementara itu, M Adil selaku penguasa Kepulauan Meranti, berharap DBH dihitung dengan acuan harga minyak dunia sebesar US$100 per barel, sesuai dengan isi pidato Presiden Jokowi.
Saat ini, Pemkab Meranti telah mati-matian menggenjot produksi migas (lifting). Dari 13 sumur yang dibor bertambah menjadi 19 sumur, di mana target produksi dikerek hingga 9.000 barel per hari. Namun alih-laih naik signfikan, DBH Kabupaten Kepulauan Meranti hanya naik Rp 700 juta dibandingkan tahun lalu.
Apa itu Dana Bagi Hasil (DBH)?
Pengertian Dana bagi hasil (DBH) yaitu pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah sesuai dengan persentase tertentu untuk pendanaan desentralisasi di daerah. Terdapat dua prinsip yang diterapkan dalam DBH yaitu by origin dan based on actual revenue.
- Pertama, prinsip by origin berarti bahwa daerah penghasil akan mendapatkan pembagian yang lebih besar, di mana dalam pembagian DBH, daerah lain (dalam satu provinsi) juga mendapatkan pembagian dari pendapatan DBH yang dihasilkan daerah penghasil. Daerah lainnya akan mendapatkan bagian sebagai bentuk pemerataan. Porsi terbesar tentunya akan didapatkan daerah penghasil DBH.
- Kedua, based on actual revenue yaitu dana bagi hasil mempunyai prinsip harus dialokasikan sesuai dengan realisasi penerimaannya.
Tujuan dana bagi hasil adalah dipergunakan untuk menjalankan peran desentralisasi, di mana pemerintah daerah memiliki otonomi untuk mengelola daerahnya sendiri.
Dengan adanya pelimpahan sebagian wewenang kepada daerah, maka pemerintah daerah dapat mengakselerasi kemajuan daerahnya sesuai dengan kebutuhan daerah. Desentralisasi fiskal akan memberikan ruang pemerintah daerah agar dapat membiayai program/kegiatan yang daerah butuhkan.
Demikianlah informasi seputar Dana Bagi Hasil yang menarik untuk disimak. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Memanas! Staf Sri Mulyani Meradang Usai Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Berisi Iblis
-
Minta Persentase DBH Migas Dibkin Masuk Akal, Jokowi Didesak Tanggapi Serius Aksi Protes Bupati Meranti
-
Mencak-mencak Sebut Kemenkeu Iblis, Ternyata Segini Total Harta Kekayaan Bupati Meranti
-
Profil Muhammad Adil, Bupati Meranti yang Viral Semprot Kemenkeu dan Ancam Pindah Malaysia
-
Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Iblis Hingga Ancam Angkat Senjata dan Pindah ke Malaysia, Pantaskah?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004