Suara.com - Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menyambut kembali kedatangan ratusan karyawan yang telah menjadi perbantuan selama 25 tahun. Mereka sebelum ini ditempatkan di mitra PAM Jaya, yakni PT PAM Lyonnaise Jaya dan PT Aetra Air Jakarta.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan pengembalian karyawan ini dilakukan seiring berakhirnya kontrak pengelolaan air bersih di Jakarta dengan Palyja dan Aetra atau swastanisasi air. Saat ini, sepenuhnya distribusi air perpipaan dilakukan oleh PAM Jaya.
Arief mengatakan, dengan pengalaman karyawan PAM JAYA yang diperbantukan selama 25 tahun, maka ia memastikan bahwa pelayanan air minum perpipaan saat pelayanan langsung 1 Februari 2023.
“Mereka, 320 karyawan kami yang ditempatkan di mitra selama kurun waktu 25 tahun, telah melakukan operasional pelayanan air minum perpipaan di DKI Jakarta. Artinya, pelayanan dan operasional ini bukanlah hal baru bagi PAM JAYA,” ujar Arief kepada wartawan, Kamis (15/12/2022).
Arief yakin tak akan ada kendala dalam peralihan operasional layanan distribusi air meski swastanisasi air berakhir. Apalagi, pihaknya juga sudah merekrut 1.097 karyawan Palyja dan Aetra.
Perekrutan dilakukan dalam acara “Penandatanganan Offering Letter dan Pembukaan Rekening Bank DKI, Serta Penerimaan Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan” di Pegasus Hall Jakarta International Equastrian Park Pulomas, Rabu (7/12/2022) hingga Jumat (9/12/2022).
“Ribuan karyawan yang direkrut langsung oleh mitra, Palyja dan Aetra, juga telah kami rekrut langsung. Artinya, komposisi SDM pelayanan air minum perpipaan telah siap, dan bahkan akan lebih baik,” ucapnya.
Penyambutan karyawan PAM JAYA yang diperbantukan ke Aetra dan Palyja ini dilakukan dalam acara “Welcome Home: Town Hall Meeting” di Double Tree Hotel Jakarta, Rabu (14/12/2022).
"Tema 'Welcome Home' dipilih PAM JAYA sebab kegiatan ini merupakan ajang para karyawan yang ditempatkan di mitra untuk kembali ke ‘rumahnya’," pungkasnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Urus Pembayaran Gaji untuk Karyawan Aetra dan Palyja yang Direkrut PAM Jaya
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Urus Pembayaran Gaji untuk Karyawan Aetra dan Palyja yang Direkrut PAM Jaya
-
PAM Jaya Rekrut Ribuan Karyawan Palyja dan Aetra, Heru Budi: Rekan-rekan Sekalian Sangat Beruntung
-
Swastanisasi Air Berakhir 31 Januari 2023, 1.097 Karyawan Palyja dan Aetra Direkrut PAM Jaya
-
Butuh Rp 12 Triliun, PAM Jaya Ingin Turunkan Tingkat Kehilangan Air Jadi 30 Persen pada 2030
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat