Suara.com - Presiden Joko Widodo baru saja melantik Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang pensiun. Meski baru diemban per Senin (12/12/2022) tapi Yudo Margono akan menjabat Panglima TNI hanya setahun saja.
Panglima TNI Yudo Margono akan mengakhiri jabatannya pada November 2023 nanti lantaran sudah memasuki masa pensiun.
Kendati begitu, Yudo Margono tak mempermasalahkan usia jabatan tertinggi TNI tersebut meski cukup singkat.
"Dari dulu tidak pernah berpikir masa jabatan berapa lama, berapa panjang kami melaksanakan tugas yang dibebankan kepada kami," kata Yudo usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai panglima TNI di Istana Negara, Jakarta.
Yudo berjanji akan melaksanakan tugas sebagai panglima TNI seoptimal mungkin.
"Kami melaksanakan tugas secara optimal saja," tambahnya.
Yudo akan memasuki masa pensiun sebagai anggota TNI pada November 2023 atau kurang dari setahun sejak dia dilantik sebagai panglima TNI.
Mantan kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) itu diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk menjaga kedaulatan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yudo juga diminta Presiden untuk menjaga kepercayaan yang tinggi dari masyarakat terhadap TNI.
Terkait tahun politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, Jokowi juga menginstruksikan Yudo untuk menjaga netralitas TNI.
Baca Juga: Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Siapa Sosok Penggantinya di KASAL?
"Itu harus menjadi perhatian saya. Kami, dari dulu, TNI netral akan kami pertahankan terus apalagi di tahun politik, tentunya menjaga kondusifitas politik dan situasi yang ada," ujar Yudo Margono. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Siapa Sosok Penggantinya di KASAL?
-
Kira-Kira Berapa Gaji Panglima TNI saat Ini? Yudo Margono Dapat Puluhan Juta Per Bulan
-
Pesan Jokowi untuk Panglima TNI Baru, Tegas ke KKB Papua
-
Karier, Prestasi dan Jumlah Harta Kekayaan Panglima TNI Yudo Margono
-
Disaat Panglima TNI Yudo Baru Dilantik, Analis Pesimis Masalah KKB Bisa Segera Selesai
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Gantikan Anwar Usman Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Punya Harta Rp5,9 Miliar
-
Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Bergulir, Dinilai Tepat Usai KUHAP Baru Berlaku
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
-
Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga
-
Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan
-
Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?
-
Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung
-
Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
-
Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir