Suara.com - Beredar narasi bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate telah dipecat oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pemecatan itu disebut karena Menteri Johnny telah menghabiskan uang negara untuk mengkampanyekan Anies Baswedan.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama Indah. Akun ini mengunggah sebuah video dengan narasi Menkominfo Johnny G Plate telah dipecat oleh Presiden Jokowi. Alasannya karena telah menyalahgunakan uang dan fasilitas negara demi mendukung kampanye Anies Baswedan.
Adapun narasi yang dibagikan di dalam caption Facebook adalah sebagai berikut:
"Uang Dan Fasilitas Negara Habis Di Pakai Untuk Kampanyekan Anies, Pak Jokowi Segera Pecat Menkominfo"
Lantas benarkah kabar kabar Menkominfo Johnny G Plate dipecat oleh Presiden Jokowi dari Kabinet Indonesia Maju?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Menkominfo Johnny G Plate dipecat Jokowi karena menyalahgunakan fasilitas negara untuk mendukung kampanye Anies adalah tidak benar.
Faktanya, isi video itu hanya menyebutkan bahwa Menkominfo Johnny ikut serta dalam kampanye Anies yang dilakukan di Papua. Walau begitu, dalam video sama sekali tidak disebutkan bahwa menteri tersebut dipecat Jokowi dari jabatan Menkominfo.
Adapun video tersebut berisi kumpulan berbagai cuplikan video yang sebelumnya pernah diunggah di berbagai sumber. Salah satunya adalah cuplikan video saat Johnny menjalani wawancara mengenai reshuffle Kabinet Indonesia Maju di kanal YouTube Asumsi.
Selain itu, hingga sekarang juga belum ada kabar resmi dari pihak pemerintah mengenai pemecatan Johnny. Nama Johhny G Plate sendiri masih tercatat sebagai Menkominfo di Kabinet Indonesia Maju, seperti yang terlihat di laman presidenri.go.id.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Menkominfo Johnny G Plate dipecat oleh Presiden Jokowi karena telah menghabiskan uang dan fasilitas negara untuk mengkampanyekan Anies Baswedan adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Bukan AHY, Sosok Ini yang Dinilai Pas untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan, Dianggap Bisa Pecahkan Suara Jatim
-
Relawan Ganjar Pranowo Kalah Telak dari Relawan Anies Soal Hal Ini, Refly Harun Aminkan Pernyataan Rocky Gerung
-
Dibanding-bandingkan: Pendukung Anies Sukarela, Relawan Ganjar Datang karena Amplop
-
CEK FAKTA: KPK Resmi Miskinkan Menkeu Sri Mulyani Karena Korupsi BLBI, Benarkah?
-
Elektabilitas Anies Baswedan Makin Moncer, Istana Kocar-kacir?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!