Suara.com - Dunia komedi tampaknya tidak bisa dipisahkan dari politik. Seperti materi stand up comedy Cak Lontong di video viral unggahan akun Twitter @alextham878.
Cak Lontong rupanya sedang menghibur para hadirin HUT ke-16 Partai Hanura yang belakangan juga ramai diperbincangkan akibat curhatan Presiden Joko Widodo mengenai partai gagal verifikasi KPU hingga batal berkoalisi.
Dengan celetukan-celetukannya yang khas, Cak Lontong mengaku sangat bangga sebagai orang Indonesia. Karena itulah dia juga mengapresiasi ketegasan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) supaya kader-kadernya tidak mengkhianati bangsa.
"Luar biasa Indonesia ini. Seperti yang disampaikan Ketua Umum DPP Hanura, Pak OSO, saya mengikuti banget ya, bahwa ingat kader-kader Hanura jangan sampai mengkhianati bangsa ini," kata Cak Lontong.
"Pancasila itu sudah final untuk Hanura, makanya jangan sampai ada kader mengkhianati bangsa ini," tegasnya menambahkan, seperti dikutip pada Jumat (23/12/2022).
Salah satu wujudnya adalah dengan tidak mengkhianati mekanisme yang berlaku di partai, yakni hanya ada kader Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Bermodalkan istilah-istilah yang mirip, Cak Lontong berseloroh agar kader Hanura tidak menjadi DPO alias Daftar Pencarian Orang atau buron.
"Jangan mengkhianati bangsa ini. Kader cukup sampai DPP, jangan sampai ada kader DPO. Ingat itu, berarti mengkhianati bangsa," ujar Cak Lontong.
"Harus jujur, harus bener, jangan sampai DPO. Apalagi DP nol!" timpalnya yang seketika disambut tawa hadirin.
Disebutkannya DP nol inilah yang disorot publik. Pasalnya DP nol merupakan program kerja andalan Anies Baswedan selama masih menjabat di Ibu Kota.
Karena itulah, kelakar Cak Lontong di acara Hanura disebut-sebut dalam rangka menyindir. Guyonannya menuai pro dan kontra, sebagian memuji, sebagian lagi menganggap Cak Lontong sudah menjadi buzzer pemerintah.
"Akhirnya jadi BuzzerRp juga si lontong," celetuk warganet.
"Cak lontong memang the best lah. Bercanda nya suka benar," imbuh yang lainnya.
Untuk video Cak Lontong selengkapnya bisa dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Kasihan NasDem, Elektabilitas Makin Nyungsep, 'Anies Baswedan Effect' Malah Terciprat ke PKS-Demokrat
-
Mantan Panglima TNI Andika Perkasa Jadi Kandidat Kuat Cawapres Anies untuk Pilpres 2024
-
Ketua KPU Heran Dituding Biarkan Anies Baswedan Kampanye Dini: Dia Kan Bukan Siapa-Siapa!
-
Cuma Puan yang Punya Kendaraan, Gus Choi Sebut Sindiran Jokowi Tak Hanya ke Anies: Untuk Semua Kandidat Capres
-
'Kami Makin Diledek Makin Solid', Gus Choi NasDem Colek Jokowi Usai Heboh Curhatan Koalisi Gagal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun