Suara.com - Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan memang sempat menjadi salah satu orang dekat Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Sesama kader PDIP, keduanya dekat karena berbagi informasi tentang rekan dan lawan politiknya. Soal kedekatan keduanya, Panda Nababan bahkan sempat dicurigai oleh istrinya sendiri gara-gara Jokowi.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Panda Nababan dalam perbincangannya di Keadilan TV.
"Saya pernah nakal juga sama Presiden waktu di Istana Merdeka kan itu digeledah enggak boleh bawa kamera, enggak boleh foto di Bogor juga begitu," kata Panda.
Namun dia nekat membawa kamera masuk untuk berfoto dengan Jokowi karena ada masalah dengan sang istri.
"Begitu aku datang, [aku bilang] waduh mas [Jokowi] mohon maaf saya ada masalah sama istriku, wah bayangkan di Istana Merdeka di ruangan presiden gue bicara yang sangat privat," ujar Panda Nababan.
"Kaget mukanya, masalah apa [kata Jokowi] istirku tak percaya lagi ke saya, aku ke Bogor pulang malam ketemu Presiden aku dibilang ngarang, enggak ada buktinya kan ini, aku dibilang emang kau siapa ketemu presiden," imbuhnya.
Menurut Panda, dia sudah menampangkan wajah penuh drama untuk bercerita pada Jokowi.
"Terus gimana [tanya Jokowi], aku bilang kalau boleh kita difoto dulu, aku foto sampai dipelototi Paspampres, difoto lah," imbuhnya.
Jokowi dan Iriana Melayat ke Istri Panda Nababan
Jokowi sendiri sempat membuat Panda terharu di momen meninggalnya sang istri pada tahun 2018.
"Waktu istriku meninggal di tahun 2019, dia enggak sempat datang, dia enggak sempat datang eh 2018 [meninggalnya] dia enggak sempat datang," ungkap Panda Nababan dalam perbincangan di kanal YouTube Keadilan TV.
"2019 waktu kunjungan kerja ke Danau Toba, dia sempatkan ziarah, itu mengharukan lah, dia datang dengan Ibu Iriana ziarah ke makam istri saya, itu satu hal yang sangat berkesan sebagai hubungan kita masing-masing," imbuhnya.
Lebih lanjut Panda menyebutkan bahwa saat sang istri meninggal Jokowi mulanya menelfonnya dan mengucapkan bela sungkawa.
Pada panggilan itu, Jokowi juga meminta maaf tak bisa datang melayat karena ada kunjungan negara ke Yogyakarta.
"Waktu di Jakarta dia telfon saya turut berduka cita, saya harus pergi ke Jogja, saya bilang enggak papa mas tugas negara lebih penting," ungkap Panda.
"Lalu satu tahun kemudian, dia penuhi itu janjinya dia datang buat ziarah," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik