Suara.com - Sosok Dirut Krakatau Steel, Silmy Karim mendadak menjadi buah bibir publik usai diangkat menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham.
Sebelumnya, Silmy menempuh serangkaian seleksi terbuka hingga dinyatakan layak untuk menjabat sebagai Dirjen Imigrasi baru. Ia akan segera mengemban jabatan barunya itu usai menempuh prosesi pelantikan yang digelar pada Januari 2023 mendatang.
Pengangkatan Silmy juga telah tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 165/TPA Tahun 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Sontak, keputusan untuk mengangkat Silmy sebagai Dirjen Imigrasi baru menjadi pembicaraan hangat. Sebab ia berasal dari latar belakang bisnis yakni mengelola PT Krakatau Steel namun kedepannya akan mengurusi perihal keimigrasian.
Selain itu, publik juga menaruh perhatian pada harta kekayaan Silmy yang mencapai ratusan miliar Rupiah.
Berikut rincian dan nominal harta kekayaan Silmy Karim yang sebentar lagi akan menyandang jabatan Dirjen Imigrasi Kemenkumham.
Rincian resmi harta kekayaan Silmy Karim
Silmy Karim menjabat sebagai Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang bentuknya adalah BUMN. Lantaran menjabat sebagai petinggi BUMN, Silmy wajib melaporkan harta kekayaannya kepada negara melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Silmy terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2021.
LHKPN tersebut bersifat terbuka untuk umum, sehingga membuat publik terkejut ketika melihat nominal harta kekayaan fantastis Silmy Karim.
Harta kekayaan Silmy Karim mencapai Rp 208.898.010.645 atau Rp 208,98 miliar.
Miliaran harta kekayaan Silmy Karim terdiri atas tanah dan bangunan yang sebesar Rp 145,01 miliar. Aset berupa tanah dan bangunan milik Silmy berjumlah 16 unit yang tersebar di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan.
Selain aset berupa tahan dan bangunan, Silmy juga memiliki beberapa kendaraan bermotor, beberapa di antaranya juga merupakan motor dan mobil mewah seperti Harley Davidson.
Silmy memiliki total 7 kendaraan bermotor berupa dua motor gede atau moge Harley Davidson, Mobil Jeep CJ7, Mobil Mercedes Benz, Mobil Toyota Land Cruiser, Mobil Jeep Wrangler, dan Mobil Land Rover Ranger yang didapat dari hasil sendiri.
Jika ditakar, maka kekayaan berjenis kendaraan bermotor milik Silmy senilai Rp 2,97 miliar.
Berita Terkait
-
Siapa Silmy Karim? Dirjen Imigrasi yang Baru, 'Direktur Utama Spesialis Sakit' Kalahkan 2 Kandidat Lainnya
-
Daftar Harta Kekayaan Silmy Karim, Dirjen Imigrasi yang Baru
-
Profil Silmy Karim, Dirut Spesialis BUMN Sakit Jadi Dirjen Imigrasi
-
Bos Krakatau Steel Silmy Karim Ditunjuk Sebagai Dirjen Imigrasi, Kok Bisa?
-
Aktivis Curiga Selama Ini Madura Jadi Tempat Pencucian Uang Dana Hibah Pemprov Jatim
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah