Selain soal jumlah karyawan, bisnis PT PANN pun tak fokus ke pembiayaan, melainkan juga masuk ke bisnis lain. Erick mengungkapkan, perusahaan itu justru aktif di luar bisnis intinya sebagai perusahaan pembiayaan.
Mereka mengelola dua hotel yang tidak disebutkan detailnya. Erick meminta perusahaan milik negara bisa sesuai dan konsisten dengan bidang bisnisnya. Atas dasar ini pula Menteri BUMN akan membubarkan PT PANN.
5. Dapat Bantuan Triliunan Rupiah
PT PANN pernah mengajukan Penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Non Tunai. Perusahaan itu kemudian berhasil masuk sebagai salah satu penerima PMN di 2020. Mereka menerima dana Rp 3,8 triliun.
Hal tersebut membuat nama PT PANN kala itu disorot. Mereka dikritik karena tak pernah muncul ke permukaan, namun menerima PMN triliunan rupiah. Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan sempat mengaku dirinya tidak tahu ada BUMN bernama PT PANN.
6. Pembubarannya Direstui Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan Menteri BUMN Erick Thohir membubarkan BUMN PT PANN. Hal ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.
Kepres ini ditandatangani Jokowi pada 23 Desember 2022. Pembubaran PT PANN oleh Menteri BUMN dan Menteri Keuangan disebut akan dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Pengaturan mengenai Pembubaran Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengembangan Armada Nasional oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Menteri Keuangan sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," seperti yang tertulis dalam Kepres, dikutip Suara.com, Selasa (27/12/2022).
Baca Juga: Bebani Negara, Erick Thohir Suntik Mati Deretan BUMN Zombie Ini
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Bebani Negara, Erick Thohir Suntik Mati Deretan BUMN Zombie Ini
-
Profil PT PANN (Persero), BUMN Rugi Melulu Hingga Cuma Punya 7 Karyawan
-
Buat yang Masih Galauin Percintaan, Erick Thohir Sarankan Belajar dari Fajar SadBoy
-
Profil Silmy Karim, Dirut Spesialis BUMN Sakit Jadi Dirjen Imigrasi
-
Cak Imin Kurang Potensial Jadi Cawapres, Tapi Bisa Salip Erick Thohir hingga AHY karena Kantongi ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi