Suara.com - Polisi mengungkap kasus perdagangan wanita di Apartemen Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Empat mucikari berhasil ditangkap dalam kasus ini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebut kasus ini berhasil terungkap atas adanya laporan dari korban berinisial FMA (21). Wanita asal Bengkulu tersebut awalnya ditawarkan pelaku bekerja di sebuah hotel.
"Korban tinggal di Bengkulu mencari lowongan kerja lewat Facebook dan ditawari oleh pelaku kerja di hotel. Kemudian dijemput menggunakan travel menuju tempat kejadian perkara (Apartemen Green Pramuka)," kata Komarudin kepada wartawan, Senin (2/1/2023).
Saat tiba di Jakarta, lanjut Komarudin, korban justru dijadikan sebagai pekerja seks komersial (PSK) oleh pelaku.
"Korban dipekerjakan untuk melayani nafsu para tamu hingga hubungan intim (eksploitasi seksual). Dengan adanya kejadian tersebut korban melaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat," ungkap Komarudin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, empat pelaku berhasil ditangkap pada 14 Desember 2022. Keempatnya berinisial RD, RA, PJ, dan SPW.
"Empat orang kita amankan, ini kita masih lakukan pengembangan jaringannya," ujar Komarudin.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan lima korban lainnya. Sebagian besar dari korban masih berusia 17 hingga 23 tahun.
Baca Juga: Blak-blakan PSK di Aceh: Pejabat Jadi Pelanggan, Ada yang Punya Fetish Gigit Telinga sampai Berdarah
Berita Terkait
-
Akhir Cerita Norma Rismala, Bercerai dengan Suami, sang Ayah Berpisah dari Istri, namun tak bisa Maafkan Perbuatan Ibu Kandung
-
Cerita Sedih 2 PSK di Aceh: Cerai karena Suami KDRT, Kini Pasrah Disiksa Pelanggan hingga Kuping Berdarah Demi Hidupi Anak
-
Blak-blakan PSK di Aceh: Pejabat Jadi Pelanggan, Ada yang Punya Fetish Gigit Telinga sampai Berdarah
-
Pilu Kisah PSK di Aceh, Rela Cuma Dibayar Rp500.000 demi Anak
-
Oh My God! Michelle Ziudith Tertantang Jadi PSK, Tak Takut Image Kalemnya Berantakan
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
-
Pesawat Ditembaki di Koroway Papua, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat Meski Pilot Tewas