Suara.com - Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti hasil survei elektabilitas Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang digadang-gadang bakal maju dalam Pilpres 2024.
Dari hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) tersebut, diketahui bahwa pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir berada di posisi teratas. Di posisi kedua terdapat pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sehubung dengan hasil survei tersebut, Yusuf Dumdum lantas menyinggung AHY yang dinilainya tak layak mencalonkan diri dalam Pilpres 2024. Ia menyarankan agar putra SBY ini mengajukan diri sebagai bupati ataupun wali kota.
"Anak Pepo mending suruh nyalon bupati atau wali kota dulu. Kalau perlu nyalon kepala desa atau ketua RT. " kata @yusuf_dumdum seperti dikutip Suara.com pada Kamis (5/1/2023).
Tak gentar, Yusuf Dumdum bahkan terang-terangan menyebut nama salah satu politisi Demokrat dalam cuitannya.
"Gimana @panca66? Elektabilitas Anies-AHY Turun dan Ganjar-Erick Thohir Naik, menurut hasil Survei Indikator Politik," sambungnya.
Tak lama usai 'dicolek' sosok pegiat media sosial tersebut, politisi Demokrat Cipta Panca Laksana pun langsung bereaksi.
Seolah ingin membuat Yusuf Dumdum terskakmat, ia mengirimkan hasil survei terbaru yang menunjukkan jika AHY merupakan sosok calon wakil presiden potensial.
"Dumdum tol**. Ini lu baca survey Indikator terbaru. AHY cawapres terkuat ngalahin cawapres lu @erickthohir yang udah ngabisin duit negara untuk kampanye," balas @panca66.
Cuitan anak buah AHY ini pun sontak menjadi perhatian dari publik. Dalam komentarnya netizen menyebut jika Panca tak perlu bersusah payah menanggapi omongan dari buzzer.
"Emang dungu si Dumdum nggak bisa baca survei, asal mangap saja tuh orang, yang penting cuan cair," kata netizen.
"Nggak usah diladeni, Dumdum emang dungu," imbuh netizen lain.
"Nggak perlu njenengan yang ngeladeni si Yusuf, kelas rendahan kayak dia biar kami saja yang hadapi," ujar netizen lain.
"Buzzer jangan diladeni, dia dibayar buat begitu," tambah netizen lain.
"Dumdum emang to***," komentar netizen lainnya lagi.
Tag
Berita Terkait
-
Cuitan Gibran Diserbu Warganet, Gegara Pasang Foto Anies Baswedan Masuk Gorong-gorong: Semua Pernah Masuk Got
-
Elite PDIP 'Kompori' Jokowi Tendang NasDem dari Kabinet, Faizal Assegaf: Cuma Kayak Bunyi Kentut
-
Keras! Sandiaga Uno Diskakmat: Si Ular Keket Pengkhianat, Gerogoti Pohon sampai Habis Terus Pindah
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies-Puan Maju Pilpres 2024 dan Direstui Surya Paloh-Megawati?
-
'Anies Modal Bismillah, Hasil Alhamdulillah', Elite NasDem Buka-bukaan Soal Strategi 'Murah' untuk Menang
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah