Jumlah kendaraan yang terlalu banyak menjadi faktor utama adanya hal tersebut. Selain flyover, kebijakan lain yang menjadi perhatian Pemkot Bandung yaitu penguatan transportasi umum.
Transportasi Umum yang Buruk Menjadikan Warga Pilih Gunakan Kendaraan Pribadi
Melansir dari berbagai sumber, kejengkelan warga soal transportasi umum di Bandung sudah bertumpuk sejak 10 tahun lamanya. Padahal, sejumlah negara seperti Jerman, Inggris, dan Eropa sempat mengajukan program kerja sama soal transportasi massal dan pengembangan kota Bandung tetapi entah mengapa tak pernah terealisasikan.
Seorang pakar transportasi dari ITB, Sonny Wibowo menyebut bahwa transportasi publik Kota Bandung tertinggal jauh dari kota metropolitan lain seperti Jakarta.
Hal tersebut dikarenakan transportasi massal yang sekarang beroperasi disebut tidak ada kemajuan bahkan tidak dikelola dengan baik, sehingga ditinggalkan penumpang dan akhirnya banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan pribadi.
Kota yang Memiliki Transportasi Bagus
Melansir dari laman resmi ITB, Jakarta banyak dinilai sebagai kota dengan sarana transportasi terbaik di Indonesia. Terlepas dari berbagai kekurangannya, sarana transportasi di Jakarta disebut-sebut sangat beragam, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, KRL, dan berbagai angkutan lain.
Dua kota lain yang bisa dijadikan contoh terkait dengan reformasi sarana transportasinya yaitu Semarang dan juga Solo.
Diketahui, Kota Semarang mempunyai Feeder Trans Semarang dan Bus Trans Semarang. Disebutkan bahwa kunci sukses dari reformasi transportasi di Kota Semarang ini yaitu komitmen yang tinggi dari pemerintah daerahnya.
Baca Juga: Mengejutkan! Dekat Makam Alm Eril Khan Ditemukan Mata Air : Masya Allah, Alhamdulilah
Kota Solo juga disebut-sebut merupakan salah satu kota yang mulai berhasil melakukan reformasi transportasi publiknya. Saat ini, Kota Solo sudah mempunyai Bus Batik Solo Trans dan Feeder Batik Solo.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Mengejutkan! Dekat Makam Alm Eril Khan Ditemukan Mata Air : Masya Allah, Alhamdulilah
-
Persib Bandung Sat Set Datangkan Wajah Baru, Ternyata Bukan Septian David Maulana atau Yusuf Meilana
-
Pemain Persib Bandung Pamer Pesawat Carteran, Warganet Malah Gagal Fokus Sama Shin Tae yong dan Asnawi Mangkualam
-
Sinyal Jelas Wilujeng Sumping, Persib Bandung Menunggu Hatur Nuhun, Sosok Ini Rekrutan Pertama Pangeran Biru?
-
Lawan Persija, Trio Shin Tae yong Fix Bisa Perkuat Persib Bandung? Alternatif B Luis Milla, Marc Klok CS Kirim Sinyal
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
-
Tinjau Pidie Jaya, Ketua Satgas Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Warga
-
Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Renovasi Sekolah Terdampak Banjir di Pidie Jaya
-
Waspada! BMKG Prediksi Jabodetabek Dikepung Hujan Petir Hingga Siang Nanti
-
Aturan Lama Telah Usang, Wamen HAM Tegaskan Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan Hak Asasi
-
Pagi Ini Jakarta Dikepung Genangan Lagi, Layanan Mikrotrans Ambyar dan Lalu Lintas Cawang Lumpuh
-
BGN Luncurkan Mak Comblang Project, Petani Disambungkan Langsung ke Dapur MBG
-
Mekanisme dan Jadwal TKA 2026 untuk Syarat Jalur Prestasi SPMB 2026/2027
-
Intip Oleh-oleh Prabowo dari Kunjungan di London: Ada Capaian Investasi hinga Pendidikan?
-
Suara dari Swiss: Harapan Besar Diaspora di Balik Kehadiran Prabowo di Forum Davos