Suara.com - Aksi perpeloncoan yang diduga melibatkan alumni SMA Negeri 6 Jakarta terhadap para juniornya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan beredar di media sosial. Perpeloncoan itu direkam dan bahkan sempat disiarkan secara live oleh akun Instagram @swiss53gangs.
Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Nazirwan mengatakan, lokasi kejadian tersebut memang menjadi tempat berkumpul anak-anak tersebut. Lokasi tersebut merupakan lapangan yang luas dan berada di pinggir kali. Padahal, SMA Negeri 6 berada di kawasan Bulungan, Blok M, Kebayoran Baru. Tentunya, lokasi perploncoan tersebut jauh dari tempat mereka bersekolah.
"Kalau dari keterangan mereka, lokasinya itu memang biasa menjadi tempat nongkrong. Lokasinya di pinggir kali, ada lahan yang luas," kata Nazirwan ketika dihubungi, Selasa (17/1/2023).
Tak hanya itu, lokasi yang berada di Jalan H Rohimin, Ulujami itu terbilang sepi dan jauh dari keramaian. Oleh sebab itu, mereka memilih tempat tersebut untuk tempat nongkrong.
"Dari informasi yang kami dapat, mereka memilih Pesanggarahan karena memang di lokasi atau TKP kemarin adalah lokasi yang jauh dari keramaian. Itulah alasan mereka memilih lokasi tersebut," sambungnya.
Selain dua orang alumni SMA Negeri 6 Jakarta, polisi juga mengamankan tiga orang lain yang terlibat dalam aksi perpeloncoan tersebut. Hanya saja, kelima orang itu sudah dipulangkan lantaran insiden tersebut belum menjadi laporan kepolisian.
Nazirwan bilang, kelima orang itu saat ini dikenakan wajib lapor. Hal tersebut dilakukan sambil menunggu perkembangan selanjutnya.
"Apa yang kami lakukan kemarin itu adalah respons terhadap berita viral, bukan laporan polisi. Itu tindak lanjut yang kami lakukan atas informasi yang diterima Bapak Kapolres. Oleh sebab itu, lima orang itu untuk sementara wajib lapor sambil menunggu perkembangan berikutnya," beber Nazirwan.
Viral
Baca Juga: Dua Alumnus SMAN 6 Jakarta dan Tiga Orang Lain yang Terlibat Aksi Perploncoan Dikenakan Wajib Lapor
Video perploncoan itu sempat beredar di media sosial. Bahkan, aksi perkelahian itu sempat disiarkan secara live oleh akun Instagram @swiss53gangs.
Dalam video yang beredar, telrihat dua pelajar saling berkelahi dan ditonton oleh beberapa orang yang diduga alumni. Tidak hanya itu, terlihat pula beberapa siswa berbaris dalam posisi tiarap di sisi jalan.
"Algojo gue mana algojo gue," teriak salah satu orang dalam video tersebut.
Hanya saja rekaman video tersebut sudah hilang atau dihapus. Dari informasi yang diterima, aksi perkelahian itu merupakan perploncoan yang dilakukan oleh alumni SMA Negeri 6 Jakarta kepada para juniornya.
Total pelajar SMAN 6 Jakarta yang menjadi korban perploncoan tersebut mencapai 30 orang.
"Kalau dari saksi di situ sampai 20 sampai 30 siswa," kata Kapolsek Nazirwan.
Berita Terkait
-
Dua Alumnus SMAN 6 Jakarta dan Tiga Orang Lain yang Terlibat Aksi Perploncoan Dikenakan Wajib Lapor
-
Alumni Gelar Duel Antar Pelajar, Aksi Perploncoan di SMAN 6 Jakarta Sudah Tradisi Sejak 2008
-
Beredar Video Perploncoan Siswa SMAN 6 Jakarta, Diduga Diselenggarakan Oleh Alumni
-
Polisi Masih Jadi Aktor Kekerasan Terhadap Jurnalis di Tahun 2022, AJI Desak Kapolri Tindak Anggotanya Secara Hukum
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap