Suara.com - Gong Xi Fa Cai, kalimat ini sering muncul jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023. Namun tahukah kalian, Gong Xi Fa Cai artinya apa?
Kata-kata bahasa mandarin ini sering dikaitkan dengan ucapan selamat Tahun Baru Imlek. Padahal, Gong Xi Fa Cai artinya bukanlah demikian.
Jika Gong Xi Fa Cai bukanlah ucapan selamat Imlek yang tepat, lalu bagaimana yang sesuai? Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang hal tersebut termasuk makna filosofi Gong Xi Fa Cai.
Dalam bahasa Mandarin, Gong Xi Fa Cai artinya adalah "semoga kelimpahan kesejahteraan menyertaimu!". Sementara, kalimat selamat tahun baru dalam bahasa Mandarin adalah xin nian kuai le.
Sehingga tidak tepat jika yang kalian maksud untuk memberi selamat Tahun Baru Imlek 2023.
Ucapan gong xi fa cai awalnya kerap diucapkan di Hong Kong. Namun kekinian sering kita dengar di berbagai daerah yang memiliki masyarakat Tionghoa.
Terdapat banyak dialek dalam bahasa Mandarin seperti Kanton, Shanghai, dan Beijing. Makanya kalimat Gong Xi Fa Cai, bisa berbeda pengucapannya di daerah lain.
Warga di wilayah yang berbahasa Kanton lebih suka mengucapkan "Kung Hei Fat Choi" sebagai ganti ucapan "Selamat Tahun Baru".
Baca Juga: Jelang Hari Raya Imlek 2023, Produksi hingga Pentas Barongsai Laris Manis
Filosofi Gong Xi Fa Cai
Ucapan Gong Xi Fa Cai menjadi sebuah harapan yang kuat. Semoga tahun baru Imlek kali ini membawa kesejahteraan bagi orang lain maupun diri kita sendiri.
Dikutip dari Yoursay, Ucapan gong xi fa cai tidak jarang diikuti dengan berbagai tradisi seperti berbagi angpao. Pemberian angpao merupakan wujud nyata agar orang lain mendapatkan kesejahteraan, dan dalam konteks ini kesejahteraan dalam wujud materi.
Tujuan utama kehidupan dalam falsafah Tiongkok adalah mencapai kesejahteraan hidup. Kesejahteraan tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara, dan banyak mazhab filsafat yang memiliki pandangan yang berbeda-beda.
Beberapa ajaran seperti Konfusianisme dan Taoisme mengajarkan bahwa kesejahteraan diperoleh dari perilaku bijak dan penguatan spiritual, sedangkan ajaran materialisme menekankan pada kesejahteraan materi.
Meskipun banyak pandangan yang berbeda, falsafah masyarakat Tionghoa menekankan kepada kesejahteraan bagi sesama, dan Imlek beserta ucapan gong xi fa cai menjadi sebuah rapalan doa untuk mencapai kesejahteraan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
KRL ke Cikarang Belum Beroperasi, 25 Perjalanan KA Masih Terganggu
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan