Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melantik 11 kadernya sebagai Dewan Penasihat partai jelang Pemilu 2024. Dengan adanya Dewan Penasehat ini diharapkan bisa membawa PKS mencapai targetnya meraih suara 15 persen di 2024.
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023). Syaikhu dalam sambutannya menyampaikan, hadirnya Dewan Penasihat tersebut bisa menyempurnakan partai.
"Tentu saya juga berharap bahwa ini juga semangat ini bisa tumbuh sehingga jika ada hal-hal yang mungkin ada kekhilafan atau mengarah ke pada kesalahan kekuarangan bisa dinasehati oleh para dewan penasehat yang mulia," kata Syaikhu.
Ia lantas menyampaikan, bahwa PKS sendiri sudah menargetkan 15 persen suara di Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya, tugas berat tersebut jadi tantangan bagi kader bekerja keras.
"Peru saya sampaikan sejak awal bahwa Munas yang kelima kami DPP mendapat amanah yang sangat berat yaitu mengatar PKS pada pemilu 2024 yang akan datang ini mencapai minimal angka 15 persen kursi di DPR," tuturnya.
"Ini barang kali setara kalau dikursikan 86 kursi. Hari ini eksisting kita baru mencapai 50 kursi oleh karena itu kerja-kerja keras dari berbagai elemen struktur yang ada maupun kader dan simpatisan ini akan berkerja terus secara optimal," sambungnya.
Untuk itu, ia berharap hadirnya Dewan Penasihat bisa menyempurnakan tugas-tugas partai untuk bisa mencapai target di 2024 mendatang.
"Akan semakin sempurna lagi dengan hadirnya dewan penasehat tadi yang memberikan semangat dan dorongan pada struktur dan kader inshallah kerja-kerja akan bisa lebih optimal lagi, Allahuakbar," ujarnya.
Sebagai pemimpin partai Syaikhu mengaku juga siap menerima masukan dari para Dewan Nasehat tersebut. Terlebih para pengurus yang ada di struktur partai.
Menurutnya, nantinya para Dewan Penasehat ini tak hanya ada di tingkat pusat partai saja, melainkan di seluruh tingkatan sampai ke daerah.
"Nanti insya allah (Dewan Penasehat) akan dipimpin haji Tifatul Sembiring tentu itu akan memberikan masukan masukan secara kolektif dalam sebuah institusi," pungkasnya.
Adapun ke-11 nama Dewan Penasihat partai yang diumumkan dan sudah resmi dilantik oleh Ahmad Syaikhu yakni di antaranya:
- Ir. Tifatul Sembiring sebagai Ketua Dewan penasihat
- K.H. Abdul Hasib Hasan, Lc.;
- Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Adang Daradjatun;
- Drs. H. Azhar Combo;
- Drs. Chairul Anwar, Apt.;
- Dr. Hj. Farida Syamsuddin, M.A.;
- H. Mustafa Kamal, S.S.;
- K.H. Muhammad Nasir Zein, M.A.;
- Dra. Hj. Siti Zainab, M.A.;
- Prof. Dr. H. Sanusi Uwes; M.Pd
- Mayjen (Purn). Deddy S Budiman.
Berita Terkait
-
Gegara Masuk Golkar, Ridwan Kamil Disinggung Kacang Lupa Kulit Pernah Ditolong PKS-Gerindra-NasDem
-
'Bukan Cuma Dicintai Ibu-ibu Muda, Tapi Juga Pemuda' Ridwan Kamil Diprediksi Mampu Menangkan Golkar
-
Reshuffle Kabinet Bidik Elite Nasdem, Siti Nurbaya Diselamatkan Megawati
-
Cerdiknya Surya Paloh Serahkan soal Cawapres ke Anies Baswedan
-
Masih Gaduh di Internal Koalisi Perubahan Soal Cawapres Pendamping Anies, PKS: Dengarkan Aspirasi Publik
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru