Suara.com - Beredar kabar bahwa PDI Perjuangan telah sepakat untuk mengusung ketua umum mereka, Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Keputusan itu disebut diambil demi bisa bertarung melawan Anies Baswedan yang lebih dulu diusung oleh Partai NasDem sebagai capres 2024.
Kabar pengusungan Megawati sebagai capres sendiri dibagikan oleh akun YouTube bernama KABAR PENA. Dalam unggahannya pada 9 Januari 2023, akun ini menyebut bahwa Megawati bukan lawan sepadan untuk Anies di Pilpres 2024.
Selain itu, akun YouTube ini juga tampak menuliskan narasi yang menyentil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurut akun ini, Ganjar sampai menangis di pojokan akibat keputusan PDIP mendeklarasikan Megawati sebagai capres 2024, alih-alih dirinya.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Ganjar nangis dipojokan:bangbang:PDIP sepakat usung Megawati bukan lawan sepadan untuk Anies di Pilpres 2024”
Lantas benarkah kabar yang menyebut PDIP telah mengusung Megawati sebagai capres 2024?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi Ganjar menangis di pojokan gegara PDIP mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai capres di Pilpres 2024 adalah tidak benar.
Faktanya, video yang dibagikan itu tidak ada konfirmasi yang mennyatakan bahwa PDIP sepakat mengusung Megawati sebagai capres untuk melawan Anies di pesta demokrasi mendatang.
Baca Juga: Ganjar Naikkan Nominal Bantuan Kartu Jateng Sejahtera Menjadi Rp 4,4 Juta
Sebaliknya, video tersebut justru berisi potongan video dan foto yang diulang-ulang, lengkap dengan diiringi narasi.
Narasi yang disampaikan oleh narator dalam video itu juga merupakan informasi yang sama dengan artikel milik media online wartaekonomi.co.id. Artikel yang dimaksud berjudul, “Jelang Pilpres 2024, Megawati Diminta Turun Gunung, Ternyata Alasannya…”
Selain itu, PDIP hingga sekarang juga belum mengumumkan secara resmi siapa capres yang akan diusung oleh partai mereka.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Ganjar menangis di pojokan karena PDIP mendeklarasikan Megawati Soekarnoputri sebagai capres di Pemilu 2024 adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Ganjar Naikkan Nominal Bantuan Kartu Jateng Sejahtera Menjadi Rp 4,4 Juta
-
Disebut Ada Jokowi Effect, Elektabilitas PDIP Tempati Posisi Puncak
-
Ganjar Menang Banyak di Survei Capres LSI
-
Elektabilitas Ganjar Unggul Jauh di Atas Menteri Kesayangan Jokowi, Prabowo dan Anies Saling Kejar
-
Simulasi Pilpres 2024: Ganjar 'Bantai' Semua Tokoh, Menteri Kesayangan Jokowi di Posisi Bawah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu