Suara.com - Sedikitnya 10 orang tewas dalam penembakan massal di sebuah kelab malam yang menggelar perayaan Tahun Baru China (Imlek) di dekat Los Angeles, Amerika Serikat, kata polisi kepada media setempat.
Setidaknya 10 orang lainnya terluka ketika pelaku melepaskan tembakan di kelab malam itu di Monterey Par pada Sabtu (21/1/2023) malam waktu setempat, menurut laporan Los Angeles Times, yang mengutip Departemen Kepolisian LA County.
Penembakan itu terjadi di sebuah ruang dansa pada sekitar pukul 22.20 waktu setempat (Minggu, 13.20 WIB) di Monterey Park, seperti dilansir surat kabar harian LA Daily News, yang mengutip pejabat polisi.
"Sepertinya" peristiwa itu merupakan insiden tunggal, kata Deputi Tracy Koerner.
Menurut Los Angeles Times, penembakan terjadi di Garvey Avenue. Mengutip sumber penegak hukum, surat kabar itu menyebutkan bahwa jumlah korban tewas "bisa lebih dari belasan orang".
Terletak di bagian timur Kota California, Montery Park memiliki populasi 61.000 orang, sekitar 65 persen di antaranya adalah warga keturunan Asia, menurut laporan LA Daily News.
Berita Terkait
-
Hotel di Jakarta Sambut Imlek dengan Beragam Hiburan
-
Sebut Perayaan Imlek di Jawa Barat Aman dan Kondusif, Ridwan Kamil: Masyarakat Tionghoa Makin Rajin Beribadah
-
Prediksi Bisnis yang Bakal Moncer dan Panen Cuan di Tahun Kelinci Air
-
Anya Geraldine Foto Pakai Gaun Transparan di Momen Tahun Baru Imlek, Netizen Sebut Cocok Gantikan Miyabi hingga Ingatkan Dosa
-
Kaget Temukan Rp 40 Juta, Petugas Kebersihan Stasiun Tugu Kembalikan Uang ke Pemilik
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya
-
Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus
-
Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
-
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap