Suara.com - Mantan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo meninggal dunia, Senin (23/1/2023). Kabar duka ini menjadi sorotan lantaran sosok Rohadi Widodo tercatat punya rekam jejak di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karanganyar.
Mengutip dari Suara Surakarta, Rohadi Widodo meninggal dunia setelah melawan penyakit leukemia. Ia menghembuskan nanafas terakhir di RSUP D Kariadi Semarang di usia 50 tahun.
Kabar duka itu dibenarkan Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo.
"Benar mas (meninggal dunia). Nanti siang dimakamkan," kata Bagus Selo.
Jenazahnya akan dimakamkan Selasa (24/1/2023) di Pemakaman Kapitan, Maliawan, Desa/Kecamatan Ngargoyoso, berangkat dari rumah duka Nglenjing, Désa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso pukul 13.00.
Profil Rohadi Widodo
Rohadi Widodo merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia lahir pada 1 April 1973 di Karanganyar, Jawa Tengah.
Mantan Wakil Bupati Surakarta ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS) angkatan 1991 jurusan Ilmu Pertanian.
Saat kuliah, Rohadi pernah bekerja sebagai direktur advertising di Al Qudus Grup Solo pada tahun 1994. Almarhum juga pernah bergabung di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UNS.
Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Meninggal Dunia
Sebelum terjun ke politik, Rohadi Widodo bekerja di Kusuma Sari Organic Farmin sebagai manajer lapangan. Hingga kemudian di tahun 1998 ia ikut membentuk Partai Keadilan yang kemudian berkembang menjadi Partai Keadilan Sejahtera.
Dalam parpol tersebut, ia menjabat sebagai Sekretaris DPD PKS Karanganyar di tahun 1998 hingga 2002.
Pada tahun 2004, Rohadi Widodo mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Kabupaten Karanganyar. Ia pun terpilih untuk masa jabatan 2004 hingga 2009.
Setelah itu, ia kembali nyaleg lewat PKS di tahun 2009 dan menjabat hingga tahun 2014.
Di internal parpol, Rohadi Widodo menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKS Jawa Tengah periode 2020 hingga 2025.
Pada tahun 2013, Rohadi Widodo terpilih sebagai Wakil Bupati Karanganyar melalui Pilkada. Ia menjabat hingga tahun 2018.
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Meninggal Dunia
-
Kritik Menohok Kornas Buat Koalisi Perubahan: Mudah Baper dan Caper, Tak Punya Visi Misi
-
Partai Demokrat Jabar Siap Dukung Anies Baswedan asal AHY Jadi Cawapres, PKS Malah Restui Sosok Ini
-
Sepakat Dukung Anies Baswedan, Elite PKS Beri Kode Koalisi Perubahan Bakal Segera Deklarasi
-
Sudah Disepakati, PKS Bocorkan Koalisi Pendukung Anies Baswedan Segera Deklarasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki