Suara.com - Kementerian Agama mengungkapkan soal wacana kenaikan biaya haji Indonesia 2023. Bukan hanya Kemenag, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui Menteri Muhadjir Effendy juga mengatakan hal serupa.
Muhadjir mengatakan Biaya Perjalanan ibadah Haji Indonesia selama ini lebih murah dari seharusnya karena adanya subsidi.
Kementerian Agama mengusulkan BPIH pada 2023 sebesar Rp69.193.733 per orang. Angka ini naik dari sebelumnya Rp39.886.009 per orang.
Isu biaya haji Indonesia naik ini lantas menuai pro dan kontra di berbagai pihak. Berikut ulasannya.
Jika Tidak Naik Akan Bebani Pemerintah
Muhadjir Effendy menyampaikan jika kenaikan ditunda, maka hanya akan membebani pemerintah.
"Karena secara, jadi setiap tahun itu sebetulnya ada biaya yang dibebankan kepada calon jemaah itu di bawah nilai yang seharusnya," sambungnya.
Tak hanya Muhadjir Effendy, Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah Mustolih Siradj menilai langkah yang diambil Kemenag untuk menaikkan biaya haji 2023 adalah demi kebaikan dan keberlangsungan keuangan haji.
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj menilai usulan biaya haji yang diajukan pemerintah sebagai konsekuensi yang sulit dihindari.
"Kenaikan biaya haji sulit dihindari karena dipicu oleh kenaikan berbagai komponen kebutuhan, baik itu di Tanah Air maupun di Arab Saudi sana," ujar Mustolih sebagaimana dilansir Antara, Minggu (22/1/2023).
Mustolih juga menyampaikan biaya harus disesuaikan dengan realita di lapangan. Pasalnya harga hotel, angkutan udara, pemondokan, katering, obat, dan lainnya juga sama.
Kenaikan Biaya Haji Timbulkan Kecurigaan Politik
Selain pihak yang pro, ada pula pihak yang kontra. Partai Amanat Nasional menilai usulan kenaikan ini sangat tidak bijak karena dilakukan pada masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Jemaah Bayar Biaya Haji Kemurahan, Menteri Muhadjir: Selama Ini Pemerintah Beri Subsidi
"Berdasarkan pemetaan penggunaan anggaran dan juga situasi terkini masyarakat, usulan kenaikan BPIH 2023 dinilai sangat tidak bijak," kata Ketua Fraksi PAN di DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/1/2023).
Selain itu, Yoyok Sukawi selaku legislator menolak keras kebijakan ini. Pasalnya ia berharap biaya haji tidak memberatkan masyarakat karena sedang proses pemulihan pasca pandemi.
Achmad Nur Hidayat selaku Pakar Kebijakan Publik dan Ekonom Narasi Institute juga memberikan komentarnya. Baginya, kenaikan ini tak logis dan menimbulkan kecurigaan atas adanya kepentingan lain.
Arab Saudi Turunkan Biaya Paket Haji 30%
Berbeda dengan yang terjadi di Indonesia, Arab Saudi justru menurunkan biaya paket haji sebesar 30%. Rinciannya yakni Pemeriintah Arab Saudi menawarkan paket layanan Masyair tahun 2023 untuk warga domestik sebagai berikut:
1. Mulai SAR 10,596 - SAR 11,841 (sekitar Rp43 juta - Rp48 juta)
2. Mulai SAR 8,092 - SAR 8,458 (sekitar Rp33 juta - Rp34,5 juta)
3. Mulai SAR 13,150 (sekitar Rp53,6 juta)
4. Mulai SAR 3,984 (sekitar Rp16 juta) tetapi tanpa layanan di Mina yang artinya hanya akomodasi dan konsumsi dai Arafah dan Muzdalifah
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Tag
Berita Terkait
-
Jemaah Bayar Biaya Haji Kemurahan, Menteri Muhadjir: Selama Ini Pemerintah Beri Subsidi
-
Masa Pemerintahan Jokowi Bikin Biaya Ibadah Haji Mahal, DPR Harusnya Menolak
-
Ongkos Ibadah Haji 2023 Jadi Rp 69,1 Juta, Menko PMK: Kalau Ditunda Naik Bakal Semakin Membebani
-
Biaya Haji Naik Rp514,88 Ribu, Legislator Soroti Kebijakan Pemerintah: Di Arab Saudi Itu Turun lo
-
Achmad Nur Hidayat Nilai kenaikan Biaya Haji Jadi Rp69,1 Juta Bikin Publik Curiga Timbulkan Motif Lain
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Pemadaman Listrik di Jawa Jadi Alarm Ketahanan Energi: IESR Soroti Ketergantungan pada Batu Bara
-
Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya
-
4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan