Suara.com - Terkuak fakta baru terkait dengan kasus mutilasi Angela Hindriati (54) oleh M Ecky Listyanto (34). Terbaru, polisi menyebutkan bahwa Ecky sempat berpindah-pindah tempat tinggal sambil membawa jasad dari Angela.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa awalnya Ecky membunuh Angela di apartemen milik korban yang terletak di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan pada Agustus 2019.
Kemudian pada tahun yang sama, tepatnya pada bulan Desember, Ecky pindah ke kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Ecky juga kembali berpindah tempat ke sebuah kontrakan yang berlokasi di Tambun, Kabupaten Bekasi pada tahun 2021.
Kontrakan tersebut menjadi tempat penemuan jasad Angela dengan kondisi yang sudah dimutilasi.
Trunoyudo menyebut bahwa Ecky berpindah tempat sembari membawa-bawa jasad Angela. Namun, terkait dengan kondisinya apakah dalam keadaan sudah dimutilasi atau belum, itu masih dalam penelusuran pihak kepolisian.
Motif Ecky Memutilasi Angela
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menjelaskan bahwa motif baru tersebut adalah ingin menguasai harta dari Angela. Hal tersebut diketahui berdasarkan bukti pendukung dan juga penuturan beberapa saksi dalam perkara tersebut.
Hengki mengatakan, Ecky dalam hal ini sangat ingin menguasai apartemen yang dimiliki oleh Angela dengan cara melakukan peralihan kepemilikan secara ilegal.
Tidak sampai di situ, Ecky juga tega menguras ATM dan juga menggadaikan sertifikat rumah lain yang merupakan milik dari Angela.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Mutilasi, Ternyata Ecky Bunuh Angela di Apartemen Taman Rasuna 2019 Lalu
Sebagai informasi, kasus pembunuhan tersebut belakangan ini terungkap setelah Ecky dilaporkan menghilang oleh istrinya pada akhir tahun 2022 lalu.
Ecky akhirnya ditangkap pada 21 Desember 2022 oleh polisi karena setelah temuan jasad perempuan termutilasi di dalam kontrakannya, yang ternyata itu merupakan jasad dari Angela.
"Betul (dibunuh lalu dimutilasi sejak 2019)," ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Tommy, Selasa (24/1/2023).
Diketahui, pihak keluarga Angela sempat melaporkan hilangnya Angela pada tahun 2019 lalu. Ia dilaporkan hilang saat terakhir disebut pergi ke Bandung untuk urusan pekerjaan.
Ecky pun menjadi tersangka pembunuhan dan mutilasi jasad Angela. Ia dijerat dengan Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 339 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Mutilasi, Ternyata Ecky Bunuh Angela di Apartemen Taman Rasuna 2019 Lalu
-
Terungkap! Ecky Listiyanto Mutilasi Angela Hindriati di Apartemen pada Agustus 2019
-
Dimutilasi dan Disimpan di Boks Kontainer, Angela Ternyata Dibunuh Ecky di Apartemen Taman Rasuna 4 Tahun Lalu
-
Fakta Baru Kasus Mutilasi Di Bekasi: Ternyata Angela Dibunuh Ecky Sejak 2019, Dieksekusi Di Apartemen
-
Viral Video di Twitter Suara Rekaman Arwah Korban Mutilasi di Jepang Merintih Kesakitan Terdengar di Siaran TV, Bikin Warganet Merinding
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik