Suara.com - Presiden Joko Widodo secara resmi menerima mandat ketua ASEAN 2023. Indonesia menerima estafet keketuaan ASEAN 2023 dari Kamboja oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen.
Penyerahan keketuaan itu berlangsung pada upacara penutupan KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 serta KTT terkait lainnya di Hotel Sokha Phnom Penh.
Jokowi juga telah resmi mengumumkan dimulainya kick off Keketuaan ASEAN 2023. Pengumuman tersebut disampaikan presiden di depan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta pada Minggu (29/1/2023).
Lantas, apa itu keketuaan ASEAN, dan seperti apa tugas serta peran Indonesia jadi ketua ASEAN 2023 tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Ketua ASEAN adalah negara yang memperoleh mandat untuk memimpin KTT ASEAN dan KTT terkait Dewan Koordinasi ASEAN, tiga Dewan Komunitas ASEAN, Badan Menteri Sektoral ASEAN terkait dan pejabat senior, dan Komite Perwakilan Tetap. Hal tersebut sebagaimana termuat dalam Pasal 31 Piagam ASEAN.
Melansir dari situs resminya, ketua ASEAN ditentukan berdasarkan urutan abjad negara-negara anggota dan yang harus dirotasi setiap tahunnya.
Sebagai negara yang menerima mandat untuk menjadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia akan memimpin dan juga akan menjadi tuan rumah pelaksanaan KTT ASEAN 2023 dan KTT terkait.
Tugas Ketua ASEAN
Tidak hanya memimpin KTT ASEAN, ketua ASEAN juga mempunyai tugas yang amat penting terkait dengan kerjasama negara-negara anggota ASEAN.
Baca Juga: Skenario 'All Jokowi's Men': Terwujud Asal NasDdem Batal Usung Anies Baswedan?
Berikut tugas-tugas ketua ASEAN sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Piagam ASEAN:
1. Memimpin KTT ASEAN dan KTT terkait, Dewan Koordinasi ASEAN, tiga Dewan Komunitas ASEAN, Badan Menteri Sektoral ASEAN terkait dan pejabat senior, dan juga Komite Perwakilan Tetap.
2. Aktif mempromosikan dan juga meningkatkan kepentingan dan kesejahteraan ASEAN, hal tersebut juga termasuk upaya untuk membangun Komunitas ASEAN melalui inisiatif kebijakan, koordinasi, konsensus, dan juga kerja sama.
3. Bisa memastikan sentralitas ASEAN.
4. Memastikan tanggapan yang efektif serta tepat waktu terhadap isu-isu mendesak atau situasi krisis yang berpengaruh pada ASEAN, termasuk menyediakan kantor yang baik dan juga pengaturan lain untuk segera mengatasi masalah.
5. Mewakili ASEAN dalam memperkuat dan mempromosikan hubungan yang lebih dekat dengan mitra eksternal.
Berita Terkait
-
Minta Masyarakat Bersyukur PPKM Sudah Dicabut, Jokowi: Kita Sering Lupa Kalau Sekarang Sudah Enak
-
Skenario 'All Jokowi's Men': Terwujud Asal NasDdem Batal Usung Anies Baswedan?
-
Jokowi Akui Kaesang Pangarep Tertarik Terjun ke Politik
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Bersih-bersih Kabinet dengan Copot 6 Menteri Sekaligus, Benarkah?
-
Merasa Keputusannya Benar dengan Tidak Lockdown Selama Pandemi, Jokowi: Kalau Gak Kita Sudah Runtuh
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok