Suara.com - Perusahaan teknologi yang bergerak dalam bidang riset kecerdasan buatan, OpenAI, merilis prototipe chatbot, ChatGPT akhir tahun lalu. Fitur dalam ChatGPT diketahui bisa membalas chat dengan cepat. Cara menggunakan ChatGPT pun diketahui cukup mudah. Tinggal ikuti langkah-langkah berikut.
1. Buka browser dan masuk ke situs https://chat.openai.com di PC/laptop maupun smartphone.
2. Setelah itu, Anda akan diminta untuk melakukan login sebelum menggunakan laman ChatGPT.
3. Bila belum login, Anda bisa mendaftarkan diri menggunakan email atau langsung menggunaan akun Google atau Microsoft.
4. Setelah berhasil login, silakan masukkan kalimat pertanyaan ataupun pernyataan dalam kolom percakapan yang tersedia.
5. Selanjutnya, kirim dan ChatGPT pun akan memberikan tanggapannya.
Melansir Business Insider, sejak OpenAI merilis ChatGPT pada bulan November 2022 lalu, pengguna dengan santai bereksperimen dengan alat ini, bahkan kalangan profesional seperti wartawan juga memanfaatkan fitur ini untuk mengirim pesan.
Generasi yang lebih awal juga menganggap ChatGPT memberikan pengalaman mengobrol online yang berbeda karena alat ini tidak seperti “mesin yang tidak berpikir.” Mereka bahkan menyimpulkan bahwa kecerdasan buatan ini menjadi alat pemodelan bahasa yang paling canggih. Namun demikian, bagi para ilmuwan meskipun ChatGPT dapat menjelaskan fisika kuantum atau menulis puisi atas perintah manusia, pengambilalihan AI secara penuh tidak berarti akan terjadi sebentar lagi.
Matthew Sag, seorang Profesor Hukum di Emory University di Atlanta justru mengidentifikasi permasalahan baru. Sag curiga akan ada masalah pada hak cipta jika penggunaan ChatGPT tak memiliki regulasi yang jelas. “Banyak hal memang mengesankan, tetapi secara intrinsik ada perbedaan antara cara manusia menghasilkan bahasa, dan cara kecerdasan buatan dalam bidang bahasa melakukannya," katanya.
Baca Juga: Panduan Cara Pakai ChatGPT OpenAI, Bisa untuk Bikin Skripsi?
Robot percakapan seperti ChatGPT didukung oleh sejumlah besar data dan teknik komputasi untuk membuat prediksi rangkaian kata-kata yang bermakna sekaligus akurat. Robot tidak hanya memanfaatkan sejumlah besar kosakata dan informasi, tetapi juga memahami kata-kata sesuai dengan konteks. Ini membantu sistem meniru pola bicara sekaligus mentransfer pengetahuan bagi para penggunanya.
"Format dialog memungkinkan ChatGPT menjawab pertanyaan, mengakui kesalahan, menantang premis yang salah, dan juga menolak permintaan tidak pantas," kata OpenAI, dikutip dari NBC News.
Jika sebelumnya, ChatGPT sempat bisa diakses secara gratis namun saat ini mulai membuka opsi berlangganan. Mengutip dari berbagai sumber, The Verge melaporkan biaya langganannya mencapai USD 42 per bulan.
Adapun akses berbayar tersebut dinamakan dengan ChatGPT Pro, yaitu ChatGPT yang memberikan respons yang lebih cepat, akses yang lebih mudah diandalkan, dan prioritas untuk mencoba fitur terbarunya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Jangan Harap Ketemu! Girl Group K-Pop ini Bukan Orang, Berikut Ragam Tanggapan Netizen Korea Pasca Debut MAVE
-
Kejar IPO, Fox Logger Inovasi dengan Gunakan AI
-
5 Kemampuan yang Kamu Pelajari Jika Kuliah Jurusan Artificial Intelligence
-
Cara Pakai ChatGPT yang Bisa Menjawab Semua Pertanyaan, Mudah!
-
Panduan Cara Pakai ChatGPT OpenAI, Bisa untuk Bikin Skripsi?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara