Suara.com - Beredar kabar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dipecat dari jabatannya. Dalam kabar yang beredar, Mahfud disebut dipecat oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Kabar itu dibagikan oleh sebuah akun Facebook melalui video yang diunggah pada 26 Januari 2023. Lewat video itu, tertulis narasi jika Presiden Jokowi sedang melakukan reshuffle untuk bersih-bersih kabinet Indonesia Maju.
Sosok Mahfud MD kemudian disebut telah dipecat orang nomor satu di Indonesia itu dari jabatan sebagai Menko Polhukam.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“BERSIH BERSIH KABINET. DI PECAT DARI MEKOPOLHUKAM. LANGKAH TEGAS JKW BIKIN MAHFUD BERAKHIR MENGENASKAN”
Lantas benarkah narasi tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Presiden Jokowi sedang bersih-bersih kabinet dan memecat Mahfud MD dari jabatannya adalah tidak benar.
Faktanya, hingga sekarang tidak ada pengumuman resmi dari istana maupun informasi valid tentang Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga: Cek Fakta Kabar Menkopolhukam Mahfud MD Dipecat Jokowi, Benarkah?
Selain itu, isi video yang dibagikan akun Facebook itu menampilkan Presiden Jokowi yang mengatakan “akan saya copot”.
Walau begitu, pernyataan Jokowi itu bukan terkait reshuffle, melainkan potongan video yang diambil saat Jokowi dilantik kembali menjadi presiden pada 2019.
Video itu juga berisi potongan video yang menunjukkan Mahfud MD sedang diwawancarai dalam suatu acara khusus. Momen wawancara Mahfud itu ternyata sudah lama terjadi dan dipublikasikan oleh CNBC Indonesia pada 14 Agustus 2020.
Sementara terkait kabar pemecatan Mahfud MD, narasi yang dibacakan narator dalam justru sama sekali tidak membahas itu. Sebaliknya, narator malah membaca artikel dari Satu Pojok terkait kritikannya terhadap pemerintahan Jokowi, di mana ini sudah dipublikasi sejak 26 April 2022.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka kabar Mahfud MD dipecat dari jabatan Menko Polhukam oleh Presiden Jokowi adalah kabar hoaks.
Berita Terkait
-
Manuver Cepat Nasdem Dalam 7 Hari, Surya Paloh Tancap Gas Demi Anies?
-
Usulan Penghapusan Pemilihan Calon Gubernur Berhembus, Jokowi Bilang Ini
-
Merek Mobil yang Pernah Berjasa ke Jokowi Esemka Bakal Mejeng di Gelaran IIMS, Bersanding dengan Merek Ternama Dunia
-
Gawat, Harga Beras Naik di Semua Provinsi, Jokowi: Saya Ingin Mengecek
-
Bos Bulog Diisukan Jadi Mentan Gantikan Syahrul Yasin Limpo, Buwas: Next Kita Mau Diapain Terserah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya