Suara.com - Kasus ibu muda Jambi pemilik rental PS yang diduga melakukan pencabulan terhadap belasan anak di bawah umur kini terus dikembangkan oleh pihak berwajib.
Salah satu yang cukup menarik perhatian yakni, dugaan tersangka YS atau NT yang diduga pernah menjadi korban pencabulan di masa lalu.
Salah seorang pejabat kampung di tempat tinggal tersangka menduga, ibu muda itu pernah menjadi korban pencabulan. Bahkan, hingga saat ini, pelaku pencabulan masih mendekam di penjara.
Ia mengaku mendengar kabar bahwa ibu muda yang kini jadi tersangka dugaan pelecehan seksual itu dilecehkan saat masih remaja.
Menurut pejabat yang identitasnya dirahasiakan tersebut, YS atau NT sebelumnya bukanlah warga di kampung yang pimpin melainkan pindahan dari daerah Penyengat Rendah, Jambi.
Namun demikian, masyarakat sekitar sama sekali tidak curiga terhadap YS atau NT karena memang tidak menunjukkan gelagat yang aneh.
Masyarakat baru mulai curiga saat ada banyak anak di bawah umur yang keluar masuk kamar rumah yang bersangkutan.
Tersangka Mengaku korban
Tersangka YS atau NT sendiri sempat mengaku menjadi korban dan berencana melapor ke kepolisian. Namun, lantaran curiga, pejabat kampung lantas melakukan interogasi terhadap sejumlah anak yang kerap masuk rumah ibu muda itu.
Baca Juga: Fakta Wanita Muda di Jambi Diduga Lecehkan 17 Anak
Dari sinilah kemudian, penyimpangan seksual yang dilakukan ibu muda itu terungkap. Korban mengaku kerap dipaksa memegang bagian intim YS hingga menontot dirinya tengah berhubungan seks dengan suami.
Meski belum terbukti kebenarannya, salah seorang warga menyebut, YS sehari-hari hanya ibu rumah tangga. Tapi, sebelumnya, ia pernah memiliki usaha orkes musik dimana dirinya yang menjadi biduan atau penyanyi.
Hingga kini, pihak berwajib masih mendalami kasus ini.
Berita Terkait
-
Fakta Wanita Muda di Jambi Diduga Lecehkan 17 Anak
-
Pengakuan Korban Pelecehan Mama Muda di Jambi: Disuruh Gerayangi Payudara, Miss V hingga Nonton Live Adegan Intim dengan Suami
-
Jumlah Korban Pelecehan Seksual Ibu Muda Jambi Simpang Siur, Ada Dua Versi
-
Babak Baru Kasus Ibu Muda Lecehkan 17 Anak Di Jambi: Pelaku Laporkan Balik Korban, Ngaku Diperkosa 8 Bocah!
-
Pakar Hukum UAJY Angkat Bicara Pelecehan Seksual Sesama Jenis: Relasi Kuasa Membuat Korban Tidak Speak Up
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres