Suara.com - Revitalisasi Keraton Surakarta akan dimulai dari Gerbang Gladak, seiring dengan komitmen pemerintah daerah setempat dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerjakan proyek tersebut.
"Yang kami garap dulu Gerbang Gladak dan Alun-alun Selatan," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2022).
Gibran menjelaskan keputusan itu sesuai dengan hasil pertemuan dengan Putra Mahkota Keraton Surakarta Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya pada Rabu (8/2/2023).
"Semua bertahap karena semua kan bangunan cagar budaya, jadi perlu perhatian khusus," ujar Gibran.
Menurut Gibran, revitalisasi juga akan menyasar bangunan Masjid Agung Keraton Surakarta.
"Otomatis Masjid Agung juga harus mengikuti. Khususnya di Masjid Agung kan bangunan luar biasa, namun kerusakan bisa dilihat secara kasat mata," lanjutnya.
Sementara itu, proses revitalisasi bangunan masjid akan menggandeng Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).
"Kalau Masjid Agung kajiannya sudah lama saya terima," kata Wali Kota Solo itu.
Disinggung mengenai bangunan dalam keraton untuk ikut direvitalisasi tahap awal, ia mengatakan sudah berupaya memasukkan bangunan Sangga Buwana agar segera tersentuh revitalisasi.
"Sebetulnya di suratnya ke kementerian (Kementerian PUPR) tak sisipkan Sangga Buwana juga, tapi tergantung kecukupan anggaran, semua bertahap ya. Kayak Mangkunegaran," kata Gibran lagi.
Ketua Takmir Masjid Agung Keraton Surakarta Muhtarom berharap agar revitalisasi masjid segera dilakukan.
"Ini sowan Pak wWali untuk koordinasi. Dalam hal ini kami mengawal bagaimana cagar budaya nasional tetap dilestarikan agar jadi destinasi wisata religi dan masjid yang penuh sejarah," katanya lagi.
Ia mengatakan sudah ada beberapa bagian bangunan yang lapuk akibat dimakan rayap. Oleh karena itu, jika tidak segera ditangani maka bagian yang lapuk akan makin luas.
"Kalau terlalu lama yang asumsinya (kerusakan, red.) sekitar 10 persen jadi 20 persen. Selama ini masih aman, tapi tidak terus enak-enak karena kelapukan kan berkembang. Apalagi setiap hari masjid difungsikan," kata dia pula. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Mobil Gibran Diserang Usai Unggah Foto Anies Pakai Baju KPK, Benarkah?
-
Obat Praxion Dikabarkan Masih Beredar di Solo, Gibran Khawatir karena Jan Ethes dan La Lembah Juga Sering Minum
-
Gibran Kaget Muncul Berita Hoax Soal Mobilnya Dihancurkan Usai Posting Foto Anies Pakai Baju KPK: Opo Meneh Iki!
-
Gibran Rakabuming Masuk Daftar Kader PDIP untuk Pilgub DKI
-
Gibran Rakabuming Raka Jawab Tudingan Punya Ijazah Palsu: Tanya Saja ke Kampusku Sana di Singapura
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon