Namun ternyata Gibran salah menempatkan rasa syukurnya, karena tindakannya tersebut bertentangan dengan aturan Arab Saudi yang melarang Jemaah membawa symbol selain Islam.
Budianto bantah anaknya ditahan
Ayah Gibran, Budianto membenarkan anaknya ditangkap oleh otoritas keamanan Arab Saudi karena mengibarkan bendera Partai Demokrat.
Namun ia membantah anaknya itu ditahan. Menurut pernyataannya, sang putra hanya diperiksa dan sudah diperbolehkan pulang.
Sempat ingin adu jotos dengan polisi Saudi
Menurut Budianto, peristiwa penangkapan Gibran berawal ketika anaknya itu berfoto bersama sejumlah kader Partai Demokrat di Masjid Nabawi.
Ketika itu Gibran berfoto sambil memegang bendera Partai Demokrat berukuran kecil. Dan ketika itu datang seorang pria berpakaian biasa mengambil bendera itu dari tangan Gibran.
Secara refleks, Gibran berusaha merebut kembali bendera tersebut. Tapi ternyata, pria tersebut merupakan anggota kepolisian Arab Saudi.
"Tiba-tiba ada polisi (Arab). Polisinya kan intel dan enggak pakai pakaian dinas, dikejar sama anak saya. Jadi bukan masalah benderanya, karena jiwa muda berantem sama polisi gitu," katanya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Gunakan Samsung Z Flip, Casing HP Gibran Jadi Sorotan Warganet: Imut Gambar Pikachu, Dipilihkan Lembah Manah
-
Profil Iptu Rochmat yang Meninggal, Asuh 79 Anak Yatim dan Terima Penghargaan
-
Dipasangkan dengan Bupati Kendal di Pilgub karena Sama-Sama Lulusan Luar Negeri, Gibran Malah Guyon: Ijazahku Palsu
-
Gibran Jengah Ditanya Terus soal Pemilihan Gubernur, Mas Wali: Jangan Tanya Itu Lagi
-
Ditanya Soal Maju dalam Pilgub, Awak Media Malah Salfok Casing Handphone Gibran yang Bergambar Pokemon
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah