Suara.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Husni Thamrin, yakin daerahnya tidak akan kebanjiran meski meski curah hujan dan air pasang cukup tinggi belakang ini.
"Insya Allah tidak akan banjir, karena ketinggian air pasang masih terpantau normal," kata Husni di Banjarmasin, Sabtu (11/2/2023).
Meskipun prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan terjadi hujan pada sebagian wilayah Kota Banjarmasin hingga besok (12/2/2023), namun dinyatakan masih intensitas sedang.
Meski kondisi dipastikan masih aman dan tak akan kebanjiran, namun ia memastikan pula kesiapsiagaan terhadap bencana tidak dilonggarkan.
Menurutnya para petugas BPBD Kota Banjarmasin siap siaga selama 24 jam untuk melakukan berbagai langkah, baik untuk evakuasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Kita juga piket selama 24 jam bergantian. Dan kita siap melakukan evakuasi kalau ada laporan-laporan dari masyarakat," kata dia.
Lebih lanjut, terkait cuaca ekstrem ini pihaknya tidak hanya banjir yang dikhawatirkan, namun juga angin topan.
Menurutnya dari prakiraan BMKG cuaca seperti ini atau hujan dengan intensitas tinggi hingga akhir Februari 2023.
Karenanya, kata dia, masyarakat diminta berhati-hati dan waspada untuk segala bencana bisa terjadi, khususnya banjir atau angin puting beliung.
Pihaknya juga meminta, masyarakat untuk membersihkan lingkungannya, khususnya membersihkan drainase, untuk kelancaran air.
Ia mengatakan Kota Banjarmasin memang masih status siaga banjir dan air pasang dari Desember 2022 hingga Januari 2023 ini.
"Saat ini kita juga siapkan berbagai peralatan penanggulangan dan pertolongan kebencanaan," demikian Husni Thamrin. (Antara)
Berita Terkait
-
Malam hingga Dini Hari, Awas Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Jawa Barat
-
Potensi Gelombang Tinggi 1,25 Sampai 6 Meter Menerjang Perairan Indonesia
-
Apa Itu Gempa Kerak Dangkal yang Sempat Mengguncang Jayapura?
-
Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Penjelasan BMKG
-
Info BMKG Hari Ini, Potensi Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Tiga Harian
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu