Suara.com - Sidang vonis Ferdy Sambo dan 4 terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah dimulai pada Senin (13/2/2023).
Sidang pembacaan vonis lima terdakwa itu digelar selama tiga hari, dengan jadwal hari pertama 13 Februari 2023 pembacaan vonis untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Sementara hari kedua, 14 Februari 2023 digelar didang pembacaan vonis untuk terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal. Sementara hari terakhir, yakni 15 Februari 2023, dijadwalkan sidang pembacaan vonis untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E.
Dalam sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, terdapat sebuah pemandangan yang tidak biasa.
Hakim Wahyu Imam Santoso yang membacakan vonis Ferdy Sambo terlihat beberapa kali berhenti ketika membacakan vonis, selama 5 sampai 20 detik.
Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah di channel YouTube salah satu media nasional. Seperti apa momen tersebut? Berikut ulasannya.
Mencari materi pembacaan vonis
Dalam sidang pembacaan vonis untuk Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (13/2/2023), hakim Wahyu terlihat beberapa kali berhenti membacakan vonis, karena mencari-cari materi pembacaan vonis.
Hal itu menunjukkan seakan-akan hakim Wahyu tidak siap dengan bahan-bahan yang mesti ia persiapkan sebelumnya.
Sebab, beberapa kali ia terlihat mencari-cari bahan atau materi vonis yang hendak ia bacakan, yang diantaranya terdiri dari berkas fisik yang tertumpuk di mejanya.
Bahkan dalam satu kesempatan, hakim Wahyu sempat mencari-cari bahan pembacaan materi vonis itu di komputer jinjing yang ada di depannya.
Membetulkan posisi kacamata
Selain mencari-cari bahan, ada satu momen dimana Hakim Wahyu berhenti membacakan vonis untuk Ferdy Sambo karena membetulkan posisi kacamatanya.
Pada momen ini, seakan-akan hakim Wahyu terlihat grogi atau gugup dalam menjalankan tugasnya sebagai hakim.
Batuk-batuk
Berita Terkait
-
'Jeritan' Ibu Brigadir J Tuntut Keadilan: Mereka Bantai dan Rampas Anak Saya Secara Biadab
-
4 Fakta Sidang Vonis Kasus Penembakan Brigadir J yang Digelar 3 Hari
-
Instruksi 'Hajar Chad' Ferdy Sambo Dianggap Majelis Hakim Bantahan Kosong Belaka
-
Menilik Arti Relasi Kuasa: Jadi Alasan Hakim Ragukan Brigadir J Perkosa Putri Candrawathi
-
Hakim Ungkit Adanya Meeting of Mind Para Terdakwa untuk Membunuh Brigadir J
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari