Suara.com - Helikopter rombongan Kapolda Jambi dilaporkan mendarat darurat di hutan Kerinci, Jambi pada hari Minggu (19/2/2023). Inisiden ini terjadi saat rombongan Kapolda Jambi akan bertolak ke Kerinci untuk melakukan kunjungan kerja dan meresmikan gedung baru SPKT Polres Kerinci.
Proses penyelamatan tersebut akan dilakukan dengan teknik repling dari udara melalui helikopter. Proses penyelamatan dilakukan pada sejak Minggu (19/2/2023). Berkaitan dengan itu, berikut penjelasan mengenai apa itu repling yang dilakukan untuk evakuasi korban kecelakaan heli Kapolda Jambi.
Teknik repling dengan tali dari helikopter dilakukan untuk mengevakuasi karena kondisi medan sangat berat. Teknik ini dilakukan dengan menuruni tali dari helikopter dan bergantung pada bagus atau tidaknya kondisi cuaca.
Repling adalah kegiatan menuruni ketinggian dengan media tali kernmantle dari atas ke bawah. Repling biasa dilakukan saat menuruni tebing yang curam atau tak ada pijakannya. Pijakannya menggunakan kernmantle dan figure of eight sebagai pengaman.
Figure of eight adalah alat pengerem saat melakukan repling agar tidak terjun bebas dari ketinggian.
Teknik repling juga menggunakan carabiner atau cincin kait yang digunakan untuk mengaitkan tubuh dengan figure of eight. Carabiner yang digunakan seperti Screw Gate Delta.
Sebanyak dua helikopter pun dikerahkan untuk menyelamatkan. Satu helikopter digunakan untuk mengangkut tim medis yang mendarat di Kodim Merangin tepatnya di lapangan. Satu helikopter lainnya yakni untuk personel repling.
Selain itu, teknik repling juga menggunakan webbing atau tali yang untuk mengamankan tubuh sebagai harness. Kemudian tak lupa juga dengan helm dan sarung tangan.
Proses Evakuasi Helikopter
Baca Juga: Kapolda Jambi Mengalami Patah Tulang dalam Insiden Helikopter Mendarat Darurat
Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis mengerahkan 11 personel untuk mengevakuasi rombongan Kapolda Jambi. Rinciannya yakni delapan personel Rescue Pos SAR Kerinci berangkat dengan jalur darat. Personel ini menggunakan motor trail dan truk.
Pihaknya dilengkapi peralatan ekstrikasi, Vertical Rescue, medis, dan alat komunikasi. Mereka diperkirakan sampai di lokasi dalam waktu dua hari.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan helikopter hilang kontak sejak pukul 11.20 saat melakukan perjalanan dari Kota Jambi ke Kota Sungai Penuh. Helikopter Bell 412 SP Reg. P-3001 diperkirakan jatuh di titik Koordinat S20 9’ 3.53” E1010 42’ 12.63” itu melakukan perjalanan tersebut untuk peresmian Kantor SPKT Polres Kerinci pada 09.25 WIB.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono pergi bersama rombongannya, yakni Kombes Michael Bumbunan, AKP Ali, AKP Amos F, Aipda Susilo, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Komisaris Besar Andri Ananta, Korps Pripim Polda Komisaris A Yani Jambi, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jambi, dan aide-de-camp atau ajudan Kapolda Jambi.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Kapolda Jambi Mengalami Patah Tulang dalam Insiden Helikopter Mendarat Darurat
-
Penyebab Kecelakaan Helikopter Kapolda Jambi di Hutan Kerinci, Benarkah Faktor Cuaca?
-
Sudah 24 Jam Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Tertahan di Bukit Tamiai Akibat Kecelakaan Helikopter
-
Sudah Ditemukan, Ini Daftar Nama Penumpang dan Awak di Kecelakaan Helikopter Kapolda Jambi
-
Helikopter Jatuh, Tim SAR Udara Gagal Evakuasi Kapolda Jambi karena Kabut Tebal
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI