Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah 2005-2010 Din Syamsuddin akan turun gunung berkampanye untuk Partai Amanat Nasional (PAN). Pasalnya, putra sulung Din, Farazandi Fidiansyah, akan kembali berlaga memperebutkan kursi di DPRD DKI Jakarta dari PAN.
Bukan hanya itu dukungan penuh juga akan diberikan Din Syamsuddin jika Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) diusung menjadi calon presiden (capres) pada pemilu 2024 mendatang.
“Kalau beliau bersedia dan nanti dinyatakan entah koalisi mana menjadi capres, insya Allah saya akan mendukung beliau,” ujar Din Syamsuddin usai menggelar pertemuan dengan Zulhas.
Kendati demikian Din Syamsuddin menampik jika kedatangan Zulhas ke kediamannya tersebut dalam rangka mengajaknya untuk bergabung dengan PAN.
Sebab, kata Ketua Majelis Permusyawaratan Partai Pelita ini, meskipun partainya dinyatakan tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024 namun masih eksis secara organisasi.
“Maka setelah ini Maret akan ada rapat di sini majelis permusyawaratan partai (MPP) yang saya ketuai kita akan menentukan langkah-langkah ke depan kita akan melakukan pendidikan politik, membentuk budaya politik. Kita menjadi agen kontrol sosial politik,” kata Din Syamsuddin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulhas, Kamis siang (23/2/2023) mendatangi kediaman mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Jalan Margasatwa Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Zulhas tiba di rumah Din Syamsudin sekitar pukul 11.45 WIB langsug disambut Din Syamsudin bersama putra sulungnya, Farazandi Fidiansyah. Selain menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP PAN, Farazandi kini juga anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN.
Menurut Zulhas, kunjungan ke rumah Ketua Umum ke-6 Majelis Ulama Indonesia itu hanya untuk bersilaturahmi.
"Saya pertemuan dengan Pak Din. Bapak, kan, tokoh saya. Mantan ketua umum saya," kata Zulhas.
Namun, menteri perdagangan itu enggan menjawab secara gamblang tujuan kedatangannya itu.
"Nanti kalau mau kabar-kabar, tanya beliaunya (Din Syamsudin, red)," jelas Zulhas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta