Secara terbuka, otoritas kesehatan dunia menilai bahwa kecil kemungkinan virus corona bisa dibuat di dalam laboratorium sebelum bocor dan mulai menyebar.
Argument senada juga disampaikan oleh pihak Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) sebelumnya.
Sebuah investasi yang dirilis oleh WHO menyebutkan teori kebocoran laboratorium tersebut sangatlah tidak mungkin.
WHO putuskan melakukan penyelidikan baru
Namun, pernyataan WHO tersebut mendapatkan penentangan dan juga kritik tajam dari publik. Hal tersebut kemudian menjadikan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan penyelidikan baru.
Secara lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa virus corona bisa berpindah dari hewan ke manusia.
Hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa virus yang telah menelan jutaan korban jiwa tersebut kemungkinan besar bersumber dari sebuah pasar yang berada di Wuhan. Wuhan sendiri merupakan lokasi yang menjual makanan laut dan juga satwa liar.
Pasar tersebut memiliki jarak sekitar 40 menit apabila berkendara dari salah satu laboratorium virologi terkemuka yang ada di dunia yakni Institut Virologi Wuhan yang juga melakukan penelitian terhadap virus corona.
Laporan Intelijen AS 2021
Baca Juga: FBI: Kemungkinan Besar Covid-19 Berasal dari Lab China di Wuhan
Tidak hanya itu, berdasarkan laporan yang telah dirilis oleh badan intelijen AS pada bulan Oktober 2021 menyebutkan bahwa ada keyakinan rendah bahwa virus corona tersebut berasal dari hewan yang terinfeksi kemudian ditularkan kepada manusia.
Meski begitu, sampai saat ini pertanyaan terkait dengan asal-usul Covid-19 masih samar. Badan pemerintah AS lainnya pun mempunyai kesimpulan yang berbeda-beda dengan FBI dengan tingkat kepercayaan yang berbeda-beda juga dari hasil temuan masing-masing.
Keraguan Kementerian Energi
Pada Minggu (26/2/2023), media AS melaporkan bahwa Kementerian Energi masih ragu atas pernyataan bahwa virus Covid-19 tersebut berasal dari kebocoran di laboratorium.
Namun, sampai saat ini AS sendiri masih belum merilis pernyataannya secara resmi berdasarkan konsensus terkait dengan asal muasal virus corona tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
FBI: Kemungkinan Besar Covid-19 Berasal dari Lab China di Wuhan
-
PeduliLindungi Resmi Jadi SatuSehat, Ramai Dikeluhkan Netizen, Kenapa?
-
Netizen Keluhkan Kendala Login Usai Perubahan PeduliLindungi Jadi SATUSEHAT Mobile
-
Belanja Online Picu Meningkatnya Kematian Ikan Paus, kok Bisa?
-
Info Penting! Per 1 Maret 2023, Aplikasi Peduli Lindungi Berubah Menjadi Satu Hati, Berikut Tata Cara Perubahannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
BGN Sidak Dapur MBG, Atap Sejumlah SPPG Belum Sesuai SOP
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, Satu Ruas Jalan Masih Tergenang, Puluhan Warga Mengungsi
-
Banjir di Pekalongan, KAI Batalkan 11 Perjalanan Kereta Api dari Jakarta
-
Awal Pekan di Jakarta, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim
-
Nadiem Ngaku Tak Untung Sepeserpun, Mahfud MD: Korupsi Tak Harus Terima Uang
-
Mahfud MD Soroti Sidang Nadiem: Tidak Fair Terdakwa Belum Terima Audit BPKP
-
5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'
-
Sempat Putus Asa, Pasangan Pengantin Ini Tetap Gelar Resepsi di Tengah Banjir
-
PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF