News / Nasional
Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:55 WIB
Penampakan rumah Ahmad Saefudin, pemilik mobil Rubicon Mario Dandy Satriyo di Mampang Prapatan. (Suara.com/Rakha)

Kamso selaku Ketua RT rumah Ahmad Saefudin di Gang Jati, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, turut membuka suara soal profesi Saefudin. Ia mengatakan bahwa Saefudin kerap bekerja di Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau Inafis Polri pada tahun 2019-2020.

"Terakhir sih saya dengar dia (Saefudin, bekerja) sebagai Inafis Polri. Bukan jadi anggota polisi, melainkan hanya honorer Inafis saja," kata Kamso.

5. Hidup Pas-Pasan

Kamso juga mengatakan bahwa Saefudin sebagai perantau di Jakarta, ia hidup pas-pasan. Ia bahkan pernah tinggal di kontrakan dengan harga sewa Rp 300 ribu per bulan. Sementara istri dan anaknya, disebut menetap di Subang, Jawa Barat.

"Ekonominya bisa dibilang pas-pasan, makanya keluarganya taruh di kampung. Dia berjuang di sini, cari nafkah di Jakarta. Sekarang logikanya punya mobil dari mana? Kontrak dulu masih jaman Rp 300 ribu per bulan gitu," ungkap Kamso.

Ia juga menyebut Saefudin selalu menggunakan motor yang bahkan terlihat butut. Kamso pun mengaku tak pernah melihat warganya itu membawa mobil karena pekerjaannya dipandangnya memicu belas kasihan.

Di sisi lain, seorang warga sekitar, Ani Ibrohim juga menuturkan bahwa Ahmad Saefudin tidak memiliki mobil. Menurutnya, pria itu berkehidupan sederhana. Selain menjadi cleaning service, ia pun berjualan kopi.

"Nggak punya (mobil) dia, boro-boro mobil, orangnya aja susah. Di tempat kerja itu jual kopi sama cleaning service," ujar Ani kepada wartawan di Gang Jati, Jaksel, Kamis (2/3/2023).

6. Warga Tak Percaya Ia Punya Rubicon

Baca Juga: Khawatir Pacar Mario Dandy Ditahan, Pengacara AG Siap Kasih Jaminan ke Polisi, Apa?

Ani selaku warga Gang Jati RT 01 RW 01 juga tidak percaya jika Ahmad Saefudin adalah pemilik awal Jeep Rubicon Rafael Alun Trisambodo. Sebab, dengan menetap di gang sempit hingga hanya bekerja sebagai cleaning service, hal tersebut menurutnya sangat mustahil.

"Saya nggak percaya karena satu (pekerjaan Saefudin) cleaning services, kadang dulu-dulu dia jualan kopi juga, jualan mie juga. Buat makan aja susah. Kalau gaji doang, buat makan nggak cukup, katanya dia kalau cerita," ungkap Ani.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Load More