Kamso selaku Ketua RT rumah Ahmad Saefudin di Gang Jati, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, turut membuka suara soal profesi Saefudin. Ia mengatakan bahwa Saefudin kerap bekerja di Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau Inafis Polri pada tahun 2019-2020.
"Terakhir sih saya dengar dia (Saefudin, bekerja) sebagai Inafis Polri. Bukan jadi anggota polisi, melainkan hanya honorer Inafis saja," kata Kamso.
5. Hidup Pas-Pasan
Kamso juga mengatakan bahwa Saefudin sebagai perantau di Jakarta, ia hidup pas-pasan. Ia bahkan pernah tinggal di kontrakan dengan harga sewa Rp 300 ribu per bulan. Sementara istri dan anaknya, disebut menetap di Subang, Jawa Barat.
"Ekonominya bisa dibilang pas-pasan, makanya keluarganya taruh di kampung. Dia berjuang di sini, cari nafkah di Jakarta. Sekarang logikanya punya mobil dari mana? Kontrak dulu masih jaman Rp 300 ribu per bulan gitu," ungkap Kamso.
Ia juga menyebut Saefudin selalu menggunakan motor yang bahkan terlihat butut. Kamso pun mengaku tak pernah melihat warganya itu membawa mobil karena pekerjaannya dipandangnya memicu belas kasihan.
Di sisi lain, seorang warga sekitar, Ani Ibrohim juga menuturkan bahwa Ahmad Saefudin tidak memiliki mobil. Menurutnya, pria itu berkehidupan sederhana. Selain menjadi cleaning service, ia pun berjualan kopi.
"Nggak punya (mobil) dia, boro-boro mobil, orangnya aja susah. Di tempat kerja itu jual kopi sama cleaning service," ujar Ani kepada wartawan di Gang Jati, Jaksel, Kamis (2/3/2023).
6. Warga Tak Percaya Ia Punya Rubicon
Baca Juga: Khawatir Pacar Mario Dandy Ditahan, Pengacara AG Siap Kasih Jaminan ke Polisi, Apa?
Ani selaku warga Gang Jati RT 01 RW 01 juga tidak percaya jika Ahmad Saefudin adalah pemilik awal Jeep Rubicon Rafael Alun Trisambodo. Sebab, dengan menetap di gang sempit hingga hanya bekerja sebagai cleaning service, hal tersebut menurutnya sangat mustahil.
"Saya nggak percaya karena satu (pekerjaan Saefudin) cleaning services, kadang dulu-dulu dia jualan kopi juga, jualan mie juga. Buat makan aja susah. Kalau gaji doang, buat makan nggak cukup, katanya dia kalau cerita," ungkap Ani.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Tag
Berita Terkait
-
Usai Diperiksa KPK, Kekayaan Rafael Alun Ketahuan Meningkat Dalam Bentuk Mobil Land Cruiser
-
Shane Lukas Ngaku Diajari Mario Dandy Cara Tak Bayar Tol Saat Naik Rubicon, Warganet Geram: Emang Punya Bapak Lo?
-
Status AG Pacar Mario Dandy Naik Jadi 'Anak yang Berkonflik dengan Hukum', Apa Artinya?
-
Khawatir Pacar Mario Dandy Ditahan, Pengacara AG Siap Kasih Jaminan ke Polisi, Apa?
-
Peran AG Pacar Mario Dandy di Kasus Penganiayaan Terhadap David, Polisi Kantongi Bukti
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan