Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi Hari Perempuan Internasional di sekitar Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Rabu (8/3/2023).
Dalam unggahannya di Instagram, BEM UI, menyatakan hak-hak perempuan masih sering diabaikan oleh banyak pihak. Mereka menuntut pemerintah menjamin hak rasa aman kepada para perempuan.
"Mengingat penindasan serta ketidakadilan terhadap perempuan belum menemukan titik terangnya, maka perjuangan dan perlawanan terhadap hak-hak perempuan harus terus dilakukan hingga saat ini," tulis @bemui_official.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihak kepolisian melakukan penutupan arus lalu lintas (lalin) di kawasan Patung Kuda tepatnya di depan Gedung Indosat.
Dilansir dari akun Instagram @tmcpoldametrojaya, kendaraan yang menuju arah Istana Negara atau kawasan Harmoni dialihkan menuju beberapa ruas jalan.
"Polri Sat Lantas Jakarta Pusat melakukan penutupan di depan Gedung Indosat dari Jl. Thamrin dan Jl. Budi Kemuliaan arah Jl. Medan Merdeka Barat Harmoni dialihkan ke Jl. Medan Merdeka Selatan, Jl. Thamrin, dan Jl. Budi Kemuliaan antisipasi giat penyampaian pendapat," tulis @tmcpoldametrojaya.
Berikut ini rute pengalihan arus dari arah MH Thamrin ke lokasi aksi di Patung Kuda:
- Lalin dari Jalan MH Thamrin dan Jalan Budi Kemuliaan mengarah ke Jalan Medan Merdeka Barat-Harmoni dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Thamrin dan Jalan Budi Kemuliaan.
Dalam foto yang diunggah, terlihat petugas kepolisian sudah menutup ruas Jalan Medan Merdeka Barat menggunakan barrier berwarna oranye. Tampak pula ada barrier beton yang dipasang di dekat jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Gedung Indosat.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Hari Perempuan Internasional, Apa yang Melatarbelakanginya?
Berita Terkait
-
Hari Perempuan Internasional: 5 Potret Menteri Perempuan Indonesia, Gaya Siapa Paling Kece?
-
Google Doodle Hari Ini Tampilkan Hari Perempuan Internasional
-
Rayakan Hari Perempuan Internasional, Ini 15 Link Twibbon Gratis Untuk Dibagikan ke Media Sosial Kalian!
-
Keterwakilan Politik Perempuan di Sumsel Meningkat tapi Masih Sebatas Simbol
-
Google Doodle Turut Peringati Hari Perempuan Internasional 2023 Hari Ini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas