Suara.com - Mantan Bupati Sidoarjo periode 2010-2015 dan 2016-2021, Saiful Ilah kembali ditangkap oleh KPK terkait kasus dugaan gratifikasi di lingkup Pemkab Sidoarjo selama masa jabatannya dari 2010-2021.
Sebelumnya, Saiful Ilah juga sempat ditangkap dalam kasus korupsi proyek PUPR di Kabupaten Sidoarjo tahun 2020 lalu melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
Saiful yang terbukti terlibat dalam kasus ini divonis 3 tahun penjara, namun akhirnya bebas pada Januari 2022. Baru genap satu tahun menghirup udara bebas, Saiful kembali ditangkap KPK karena kasus gratifikasi.
Lalu, siapa sebenarnya Saiful Ilah? Simak inilah selengkapnya.
Pria asli Sidoarjo, Jawa Timur ini berhasil merebut kursi orang nomor satu di Sidoarjo pertama kali di tahun 2010. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memang sejak awal berkecimpung di dunia politik, saat dirinya menjabat sebagai Bendahara PKB Sidoarjo tahun 1998 - 2001.
Pengabdiannya sebagai Kader PKB pun bahkan membuatnya berhasil menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sidoarjo tahun 2002 hingga saat ini.
Dukungan dari pihak PKB pun juga membuatnya berhasil menghimpun 60% suara dalam pilkada Sidoarjo tahun 2010 dan 2016.
Tak hanya berkarir sebagai pejabat, Saiful sendiri juga diketahui memiliki beberapa perusahaan pribadi yang bergerak di bidang otomotif dan peralatan dapur.
Saiful juga dikenal sebagai pejabat yang mempunyai hobi olahraga. Ia pun berhasil menjabat sebagai Manajer klub sepak bola kebanggaan Sidoarjo, PS Delta Putra Sidoarjo (Deltras) tahun 2001 hingga 2007.
Baca Juga: Rafael Alun Lewat, Publik Kini Sorot Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, PPAT Bilang Begini
Sosoknya juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI (Sparta) Sidoarjo, Wakil Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo (2003-2007), dan kini masih tercatat sebagau Ketua Umum Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Sidoarjo sejak tahun 2006 lalu.
Namun, kehidupannya di dunia politik harus terhenti di tahun 2020 usai dirinya terbukti terlibat kasus korupsi proyek PUPR di Sidoarjo tahun 2020 lalu. Ia pun terkena OTT dari KPK walaupun mengaku tidak mengetahui soal keterlibatannya dalam kasus tersebut.
Kini, Saiful harus ditahan selama 20 hari sejak 7 Maret 2023 oleh KPK demi penyelidikan lebih lanjut dalam dugaan keterlibatannya di kasus gratifikasi yang diduga diterimanya dalam bentuk barang.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Rafael Alun Lewat, Publik Kini Sorot Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, PPAT Bilang Begini
-
Belum Usai Rafael Trisambodo dan Eko Darmanto, Kini Muncul Pejabat Bea Cukai yang Jadi Sorotan Kemenkeu
-
KPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp4,5 Triliun di Proyek Tol Jokowi
-
Tak Lagi Ngamuk, Hercules Sapa 'Selamat Pagi' ke Wartawan di KPK
-
Rumah Mewahnya Viral! Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Punya Aset Rp13 Miliar, Kemenkeu Langsung Bertindak
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek