Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (Suara.com/Yaumal)
Pada 2010, Alex dipercaya untuk menjadi Kepala Divisi Tankum dan HAM Kantor Wilayah Hukum dan HAM Yogyakarta.
Pada 2012, ia mengemban jabatan sebagai Kepala Divisi pelayanan Hukum dan HAM di Kantor Hukum dan HAM Sumatera Barat.
Jabatan itu ia emban sekaligus dengan posisi Direktur Penguatan HAM di Direktorat Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM.
Masih di tahun yang sama, Alex mulai menjadi hakim ad hoc di Pengadilan Tinggi Tipikor Jakarta dan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Pada 2015, Alexander terpilih sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019. Dan pada 2019, ia kembali terpilih menjadi pimpinan KPK untuk periode 2019-2023.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Rekaman CCTV Mario Dandy Kabur Usai Isi Bensin Pakai BMW Putih, Segini Total yang Tidak Dibayar
-
Dalami Kasus Mario Dandy, Polisi Bakal Periksa 3 Saksi hingga Jamin Penuhi UU Perlindungan Anak
-
CEK FAKTA: Rafael Alun Resmi Dimiskinkan, Aset Miliaran Disita Negara, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Rumah Ayah Mario Dandy Disegel, Sosok Misterius Ikut Diamankan, Benarkah?
-
Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pimpinan KPK Alexander Marwata Ternyata Satu Angkatan dengan Rafael Alun
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian